Banda Aceh (ANTARA) - Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) bekerja sama dengan Dinas Pangan Aceh serta Perum Bulog Kanwil Aceh menghadirkan gerakan pangan murah bersubsidi untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
"Dalam gerakan pangan murah Amanah bersama Dinas Pangan menyediakan sebanyak 600 paket sembako dengan harga yang lebih murah dari pasaran," kata Ketua Yayasan Amanah, Syaifullah Muhammad, di Aceh Besar, Sabtu.
Gerakan pangan murah ini dilaksanakan dalam rangkaian event Gebyar Kreasi Amanah 2026. Diantaranya juga diselenggarakan kegiatan senam jantung sehat, bazar UMKM, pojok pelayanan BSI, panen melon Amanah, donor darah dan lainnya.
Pasar murah ini, menyediakan sebanyak tiga ton beras, minyak goreng 1.200 liter, gula 1,2 ton, dan telur 600 papan. Jumlah tersebut dibagikan dalam 600 paket yang masing-masing berisi beras lima kg, minyak goreng dua liter, gula dua kg, dan telur satu papan.
Kemudian, harga jual kebutuhan pokok ini telah disubsidi Rp6 ribu per kilogram, atau secara keseluruhan Rp66 ribu. Sehingga masyarakat mendapatkan sembako tersebut dengan harga Rp158 ribu per paket (harga normal Rp224 ribu).
"Jadi ada 600 paket dibagikan, ditebus dengan harga yang sangat murah sekitar Rp158 ribu per paketnya," ujar Syaifullah.
Baca juga: Polda Aceh sediakan lima ton beras pada Gerakan Pangan Polri
Baca juga: Pemkab Nagan Raya Aceh telah salurkan 3.300 paket sembako murah
Dia menjelaskan, penyediaan pasar murah Amanah bersama pemerintah Aceh dan Perum Bulog untuk membantu kebutuhan dan daya beli masyarakat, sehingga berkontribusi terhadap pengendalian inflasi.
"Gerakan pangan murah ini juga membantu menjamin ketersediaan dan akses pangan, serta berkontribusi dalam mengendalikan inflasi daerah," kata Syaifullah.
Sebagai informasi, Amanah merupakan adalah pusat kreativitas, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda di Aceh yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) saat PON Aceh-Sumut 2024 lalu.
Fasilitas yang berlokasi di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar tersebut menjadi wadah kolaborasi untuk melahirkan produk lokal berkualitas dan menguatkan ekonomi kreatif. Gedung ini dulunya diresmikan langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Baca juga: Bapanas: Pemerintah konsisten sediakan akses pangan terjangkau
Baca juga: Pemkab Bandung gencarkan pasar murah guna stabilkan harga pangan
Baca juga: Wamendagri: Gerakan Pangan Murah kendalikan inflasi di NTB
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.