Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melantik sebanyak 347 Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Pariwisata untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Pelantikan ini juga menandai kepercayaan negara kepada saudara dan saudari. Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dalam prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan yang berlangsung di Jakarta, Senin (22/6), sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Antonio Wasono Imam Prakoso yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi menjadi Kepala Biro Umum dan Hukum; Nova Arisne dari Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) menjadi Kepala Biro Data dan Sistem Informasi.

Baca juga: Pemerintah keluarkan panduan profesi kepariwisataan

Kemudian I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dari Asisten Deputi Manajemen Strategis menjadi Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan; Indri Wahyu Susanti dari Kepala Biro Komunikasi menjadi Asisten Deputi Manajemen Strategis; serta Fransiskus Handoko dari Asisten Deputi Strategi Event menjadi Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi.

Ari Prasetyo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi dilantik sebagai Asisten Deputi Manajemen Investasi; Indera Dewantho dari Kepala Biro Data dan Sistem Informasi menjadi Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III; Titik Lestari dari Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menjadi Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event); serta Raden Wisnu Sindhutrisno dari Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III menjadi Asisten Deputi Strategi Event.

Widiyanti berharap amanah yang diberikan kepada para PNS serta pejabat yang baru dilantik dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme dalam mendukung kinerja organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Kemenpar perkuat kemampuan storytelling pelaku wisata di dua daerah

Pengambilan sumpah dan pelantikan bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan wujud komitmen moral dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

"Saya mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan jabatan ini sebagai ruang pengabdian. Jadilah ASN yang mampu menghadirkan solusi dan menciptakan inovasi guna membawa pariwisata Indonesia menjadi sektor yang semakin tangguh, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Widiyanti juga mengapresiasi dedikasi seluruh insan Kementerian Pariwisata yang telah berkontribusi menghadirkan berbagai capaian strategis sektor pariwisata dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Kemenpar gelar pelatihan untuk perkuat kapasitas ASN

Pada 2025, sektor pariwisata berhasil mencatatkan devisa tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Indonesia, disertai rekor pergerakan wisatawan nusantara yang terus meningkat.

Prestasi tersebut semakin diperkuat dengan capaian Indonesia dalam ajang Global Travel Index (GTI) 2026 di Singapura. Indonesia berhasil menempati peringkat kedua dunia, naik tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus mencatat peningkatan skor sebesar tiga poin. Pencapaian ini menjadi posisi tertinggi yang pernah diraih Indonesia sejak mengikuti ajang GTI.

Baca juga: Kemenpar perkuat Poltekpar cetak SDM pariwisata berdaya saing

Baca juga: Wamenpar minta SDM di sektor pariwisata ikuti perkembangan teknologi

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.