Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menyiapkan stimulus tarif transportasi selama libur sekolah 2026 hingga Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna menjaga daya beli, meningkatkan mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selain pada periode libur sekolah, pemerintah juga memberikan insentif dan diskon transportasi untuk Natal 2026 dan Tahun Baru 2027," kata Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Berbagai program diskon tarif dan insentif transportasi disiapkan untuk moda kereta api, angkutan laut, penyeberangan, dan transportasi udara dengan total nilai stimulus transportasi mencapai sekitar Rp2,04 triliun.

Dudy menyampaikan kebijakan itu merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026 atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan telah diumumkan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Baca juga: 472.659 Tiket Diskon Kereta Api Libur Sekolah Masih Tersedia hingga 5 Juli 2026

Ia menuturkan pemerintah mengumumkan stimulus tersebut lebih awal agar masyarakat memiliki kesempatan mempersiapkan perjalanan lebih baik.

"Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Dudy.

Pada periode libur sekolah tahun 2026, pemerintah menyiapkan stimulus transportasi senilai sekitar Rp663,26 miliar.

Adapun rinciannya untuk diskon tiket kereta api kelas ekonomi sebesar Rp96,21 miliar, untuk diskon tarif angkutan laut PT Pelni (Persero) sebesar Rp67,33 miliar, serta untuk pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada layanan penyeberangan Rp26,96 miliar.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.