Los Angeles (ANTARA) - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Amerika Serikat (AS) pada Rabu (24/6) mengumumkan berakhirnya upaya penanggulangan kesehatan masyarakat terhadap insiden paparan Hantavirus yang berkaitan dengan kapal pesiar M/V Hondius, dengan tidak adanya kasus terkonfirmasi yang dilaporkan di AS.
Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (Department of Health and Human Services/HHS) AS, periode pemantauan final selama 42 hari berakhir pada 21 Juni, dan tidak ada lagi individu di negara tersebut yang berada di bawah pengawasan kesehatan masyarakat terkait peristiwa itu.
HHS menyebutkan otoritas kesehatan federal, negara bagian, dan lokal telah bekerja sama untuk mengidentifikasi individu yang berpotensi terpapar, melakukan pemantauan medis, memberikan panduan klinis, serta mempersiapkan sistem layanan kesehatan untuk kemungkinan adanya penanggulangan. Tidak ada penularan virus yang berkelanjutan terjadi di AS selama periode pemantauan.
Menurut CDC, sebanyak 18 penumpang asal AS yang berpotensi terpapar telah direpatriasi dari kapal pesiar M/V Hondius pada Mei lalu dan ditempatkan di bawah pemantauan kesehatan masyarakat. Seluruh 18 orang tersebut telah menyelesaikan masa pemantauan tanpa adanya kasus infeksi yang terkonfirmasi.
Wabah tersebut berkaitan dengan virus Andes, sebuah galur hantavirus yang dapat menular dari orang ke orang secara terbatas. CDC menyatakan bahwa risiko keseluruhan bagi masyarakat AS tetap rendah selama proses penanggulangan berlangsung.
"Keberhasilan penyelesaian penanggulangan ini menunjukkan kuatnya koordinasi terhadap ancaman penyakit menular yang terjadi di luar perbatasan kita," ujar Jay Bhattacharya, pelaksana tugas direktur CDC AS.
Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.