mini LNG Plant Tuban bisa mengurangi impor kita. Jadi impor yang selama ini kita lakukan, bisa dikurangi dengan produksi di sini
Tuban, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan Mini LNG Plant atau fasilitas pengolahan gas di Tuban, Jawa Timur, mampu mengurangi impor LPG Indonesia.
“Ini (mini LNG Plant Tuban) bisa mengurangi impor kita. Jadi impor yang selama ini kita lakukan, bisa dikurangi dengan produksi di sini,” ujar Bahlil setelah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, Kamis.
Bahlil mengatakan rata-rata konsumsi LPG Indonesia adalah sebesar lebih dari 8,5 juta MT per tahun. Akan tetapi, produksi LPG nasional masih berada di angka 1,91 juta MT, sehingga sekitar 7,47 juta MT harus dipenuhi melalui impor.
Sementara itu, Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, memiliki kapasitas produksi maksimal setara dengan 55.300 ton per tahun dengan kapasitas tangki sebanyak 1.600.
Baca juga: Menteri Bahlil targetkan uji coba tabung CNG 3 kg selesai Juli
Baca juga: Menteri Bahlil panggil Dirut PGN untuk bahas harga gas industri
Kapasitas produksi untuk komoditas LPG berkisar 9.800 ton per tahun, gas kondensat 19.600 barel per tahun, dan CO2 (liquid) 21.000 ton per tahun.
Selain itu, fasilitas pengolahan gas bumi milik PT SAG tersebut juga mampu memproduksi gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) dengan kapasitas 6 juta standar kaki kubik gas per hari (MMscfd).
Bahlil menyampaikan komoditas dari Mini LNG plant ini akan diserap sektor industri di Jawa Timur. Output produksi dan infrastruktur penyimpanan dirancang untuk mendukung rantai pasok LNG berbasis transportasi darat.
“Nah ini sangat membantu industri dalam rangka memberikan kepastian terhadap bahan baku,” ucapnya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan proyek-proyek strategis Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas.
Menurut dia, Mini LNG Plant menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca juga: Menteri Bahlil resmikan mini LNG Plant di Tuban Jatim
Baca juga: Bahlil upayakan penerapan Bioetanal/E20 untuk pangkas impor bensin
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.