Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan mendorong ketahanan pangan lewat bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Binaan dan pertanian perkotaan atau Urban Farming di Cibis Park, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Cilandak.
"Ada lomba kreativitas penyajian (plating) olahan pangan berbahan dasar labu madu, demonstrasi memasak (live cooking) berbahan pangan lokal, serta pelatihan urban farming bagi masyarakat," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro di Cibis Park Jakarta, Kamis.
Ridho mengatakan bazar tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM binaan. Kegiatan ini juga diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-499 Jakarta.
Ridho menjelaskan bazar tersebut melibatkan 16 pelaku UMKM binaan Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan.
Selain itu, pihaknya juga menggandeng 10 penggiat urban farming untuk menampilkan berbagai produk segar hasil panen yang sudah dibina Suku Dinas KPKP.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada promosi produk UMKM, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan kreatif.
"Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung mulai 25 hingga 26 Juni 2026. Tidak hanya bazar, tetapi juga terdapat berbagai kegiatan menarik lainnya," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Ridho berharap para pelaku UMKM dapat memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas produk, serta semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya.
Sementara itu, Kepala Subkelompok Pariwisata, Pangan, Kelautan, dan Pertanian Sekretariat Kota Jakarta Selatan, Roynaldo, mengatakan bazar tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi dan pemasaran produk UMKM binaan.
Namun, lanjut dia, diharapkan juga sebagai media edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan, pengembangan urban farming, serta pemanfaatan pangan lokal yang sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.
"Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini merupakan bentuk nyata semangat Jakarta Berkolaborasi, di mana setiap pihak memiliki peran dalam menciptakan ruang yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," kata Roynaldo.
Ia berharap produk-produk unggulan binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan semakin dikenal oleh masyarakat luas, memperoleh akses pasar yang lebih besar, serta mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.
Kegiatan tersebut juga diproyeksikan dapat memperkuat sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.
Baca juga: Dinas KPKP sebut Jakarta punya lebih dari 1.600 lokasi "urban farming"
Baca juga: Festival Urban Farming di Jakarta pamerkan teknologi pertanian modern
Baca juga: Pertanian kota di panti Dinsos DKI bangun kemandirian dan mental
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.