Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan penerapan deep learning (pembelajaran mendalam) membantu para guru untuk meningkatkan minat belajar para murid di Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.
Kepala SDN Pulau Tidung 01 Pagi Kaswiyah mengatakan penerapan pendekatan deep learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong siswa memahami materi secara lebih mendalam, yang salah satunya di SDN Pulau Tidung 01 Pagi.
“Saya mendorong guru-guru untuk menerapkan pembelajaran yang membuat anak-anak senang terlebih dahulu. Kalau sudah senang, biasanya mereka akan lebih mudah memahami pelajaran dan berani menunjukkan kemampuannya,” ujar Kaswiyah di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta pada Jumat.
Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan dapat membantu siswa lebih fokus menerima materi dibandingkan metode pembelajaran yang hanya menuntut mereka mendengar dan menghafal.
Karena itu, pihaknya berupaya membuat kegiatan belajar mengajar yang tidak hanya menyenangkan, namun juga berkesadaran sehingga para murid mampu memahami konsep secara menyeluruh, menghubungkannya dengan berbagai disiplin ilmu, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang penting anak-anak happy saat belajar. Ketika mereka menikmati prosesnya, pembelajaran menjadi lebih efektif dan pesan yang disampaikan guru lebih mudah diterima,” katanya.
Melalui pendekatan tersebut, pihaknya berupaya mendukung Kemendikdasmen dalam menyiapkan generasi muda yang lebih kritis, kreatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menghubungkan ilmu yang dipelajari dengan tantangan kehidupan nyata.
Baca juga: Sudindik Kep. Seribu jadikan seni media latih kepercayaan diri murid
Baca juga: Wamendikdasmen: Jadikan guru arsitek pembelajaran lewat deep learning
Baca juga: Mendikdasmen: "Deep learning" upaya capai cita-cita ideal pendidikan
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.