Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan untuk menjamin penjualan pasokan energi jangka panjang dari Rusia kepada Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam berbagai kesempatan, seusai dirinya bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela KTT Rusia-ASEAN di Kazan, Rusia beberapa waktu lalu.

Anwar dalam kunjungan ke Negeri Penang, Melaka dan Johor beberapa waktu lalu, menyatakan bahwa dirinya telah meminta Putin memberikan jaminan pasokan minyak, gas, dan solar agar rakyat Malaysia tidak terbebani oleh kebutuhan tersebut di masa mendatang.

"Apa kata Presiden Putin? Beliau berjanji akan membuat kesepakatan untuk jaminan pasokan jangka panjang bagi rakyat Malaysia," ujar Anwar sebagaimana pernyataan-pernyataan pidatonya yang dikutip di Kuala Lumpur, Jumat.

Anwar menyatakan Putin menjamin penjualan minyak, gas, dan solar Rusia kepada Malaysia untuk jangka panjang.

Dengan adanya komitmen Putin itu, dia memperkirakan pasokan energi Malaysia dapat aman hingga 20 tahun.

Menurut Anwar, hal tersebut dapat tercapai karena Malaysia selalu mengambil posisi sentralitas dan netral serta bersahabat dengan negara-negara lain.

Malaysia, kata dia, tidak tunduk pada tekanan-tekanan politik dari negara manapun, yang dapat menghalangi persahabatan Malaysia dengan negara tertentu.

Baca juga: Malaysia apresiasi kesiapan Rusia kerja sama energi jangka panjang

Baca juga: Anwar Ibrahim, Putin bahas minyak hingga penggunaan mata uang lokal

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.