Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa politik populer pada Minggu (28/6), mulai dari komitmen Presiden Prabowo Subianto membuka ruang aspirasi publik dan mengajak kalangan akademisi berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa, usulan pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Kalimantan Barat, rencana penataan badan usaha milik negara (BUMN), hingga dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum PBNU.

Simak lagi berita politik ANTARA yang menarik untuk dibaca kembali,

Prabowo tegaskan terbuka terima masukan masyarakat lewat media sosial

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, serta berkomitmen menindaklanjuti setiap usulan secara bertahap sesuai prioritas.

Baca selengkapnya di sini

Istana: Prabowo ajak akademisi kerja sama selesaikan persoalan bangsa

Presiden Prabowo Subianto mengajak sivitas akademika berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa sesuai keahlian masing-masing karena dinilai memiliki kapasitas keilmuan dan kompetensi terbaik untuk mendukung pembangunan nasional, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca selengkapnya di sini

Gubernur Kalbar: Pembentukan Provinsi Kapuas Raya sudah jadi kebutuhan

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya sudah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Barat.

Baca selengkapnya di sini

Prabowo pangkas 1.000 BUMN jadi 250, ingin efisien dan transparan

Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) dipangkas dari lebih dari 1.000 perusahaan menjadi sekitar 250 perusahaan guna mewujudkan BUMN yang lebih efisien dan transparan.

Baca selengkapnya di sini

Gus Salam maju calon Ketua PBNU karena perintah KH Nurul Huda Djazuli

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menyatakan niatnya maju sebagai kandidat calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas perintah dari sesepuh KH Nurul Huda Djazuli serta tokoh besar NU lainnya.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.