Kita merumuskan beberapa langkah-langkah solutif untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh teman-teman industri
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan DPR RI mengumpulkan Dewan Ekonomi Nasional, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, hingga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membahas pertumbuhan ekonomi sekaligus upaya mitigasi.
Dia mengatakan bahwa rapat koordinasi bersama sejumlah lembaga terkait perekonomian itu membahas solusi-solusi yang perlu diambil untuk mengantisipasi hal-hal yang belakangan telah terjadi.
"Pada hari ini juga sudah menyampaikan beberapa solusi tentang beberapa hal yang belakangan ini kemudian terjadi," kata Dasco saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Baca juga: Dasco: DPR-pemerintah rutin koordinasi untuk mitigasi PHK
Menurut dia, ada sejumlah kabar baik yang disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, terkait permasalahan harga gas industri. Adapun Bahlil menyampaikan pihaknya telah berupaya untuk menurunkan kembali harga gas industri, setelah sebelumnya naik.
Dasco menilai bahwa turunnya harga gas itu merupakan kabar baik bagi kalangan industri maupun serikat pekerja. Pasalnya, dia mengatakan bahwa sebelumnya para pekerja mengeluhkan mahalnya harga gas industri yang berpotensi menimbulkan banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya sudah 10 hari ini menerima aspirasi dari asosiasi industri termasuk serikat pekerja. Dia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberlanjutan lapangan pekerjaan.
"Kita merumuskan beberapa langkah-langkah solutif untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh teman-teman industri," kata Bahlil.
Baca juga: Bahlil pasok kebutuhan gas industri di Jabar dari Maluku hingga Papua
Baca juga: Bahlil tegaskan kendala pasokan batu bara untuk PLTU sudah tuntas
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.