Jakarta (ANTARA) - Redmi Note 17 Series akan segera meluncur di China pada bulan depan dengan membawa sejumlah peningkatan, termasuk kapasitas baterai besar serta penggunaan layar beresolusi 1,5K pada seluruh lini ponsel.

Dilansir dari Gizmochina pada Sabtu (27/6) waktu setempat, jajaran Redmi Note 17 disebut akan terdiri atas tiga model, yakni Redmi Note 17, Redmi Note 17 Pro, dan Redmi Note 17 Pro Max. Pembocor teknologi Experience More mengungkapkan bocoran spesifikasi ketiga ponsel tersebut.

Untuk model reguler, Redmi Note 17 akan dibekali layar OLED datar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K. Ponsel itu ditenagai chipset Snapdragon 6s Gen 4 dan mendukung pengisian daya cepat 67 watt meski belum diketahui berapa kapasitas baterainya.

Baca juga: Redmi Note 17 series dengan baterai 9000 mAh bakal rilis bulan depan

Baca juga: Redmi 17 debut segera dengan baterai 7000 mAh

Di sektor fotografi, Redmi Note 17 disebut mengandalkan kamera utama 50 megapiksel. Ponsel ini juga dikabarkan akan dilengkapi sensor sidik jari optik yang tertanam di bawah layar.

Sementara itu, Redmi Note 17 Pro akan membawa peningkatan performa melalui penggunaan chipset generasi baru Snapdragon 6 Gen 5. Model ini juga dikabarkan memiliki baterai berkapasitas 9.000mAh, jauh lebih besar dibandingkan mayoritas ponsel kelas menengah saat ini.

Selain itu, Redmi Note 17 Pro tetap mengusung layar datar beresolusi 1,5K, kamera utama 50 megapiksel, speaker ganda, serta bodi dengan kemampuan tahan air.

Adapun varian tertinggi Redmi Note 17 Pro Max disebut akan hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 7500. Salah satu daya tarik utama ponsel tersebut adalah baterai berkapasitas 10.100mAh yang berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di segmen ponsel pintar arus utama.

Untuk kebutuhan fotografi, Redmi Note 17 Pro Max mengandalkan kamera utama 200 megapiksel. Ponsel ini juga disebut akan dibekali speaker stereo ganda dan bodi tahan air.

Baca juga: Redmi Note 17 Pro diperkirakan dirilis Juli

Baca juga: Redmi Note 17 muncul di GSMA IMEI, jadwal rilis mungkin lebih cepat

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.