Contraflow berdasarkan diskresi Kepolisian untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga kelancaran mobilitas pengguna jalan
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa lawan arah atau 'contraflow' dari Km 23 hingga Km 28 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas.
"Contraflow berdasarkan diskresi Kepolisian untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga kelancaran mobilitas pengguna jalan," kata Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT. JTT Dary Achmad Budi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa.
Ia menjelaskan penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara situasional untuk mendukung kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan pemeliharaan jalan yang sedang berlangsung di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Baca juga: JTT berlakukan lawan arah Tol Japek dukung kelancaran lalu lintas
Dirinya menyebut pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut sekaligus dalam rangka memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga selama melintasi Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan para pengguna jalan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
Pihaknya juga mengapresiasi kesabaran dan pengertian pengguna jalan serta mengimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan, mengantisipasi perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan dapat mengakses informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasamarga Transjawa Tol, serta One Call Center Jasa Marga 133 yang siap melayani pengguna jalan selama 24 jam.
Baca juga: JTT imbau pengguna antisipasi adanya kegiatan pemeliharaan Tol Japek
Baca juga: JTT lakukan pemeliharaan Tol Japek hingga Rabu jaga mobilitas lancar
Baca juga: JTT operasikan 22 gardu di GT Cikatama sambut one way Tol Trans Jawa
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.