Cianjur (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengawal terwujudnya program Sekolah Rakyat di Kabupaten Cianjur, berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, sehingga program tersebut dapat menekan angka putus sekolah di Cianjur.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Abdul Karim di Cianjur, Selasa, mengatakan program yang digagas Presiden Prabowo sebagai langkah inisiatif program pendidikan afirmatif yang menyediakan fasilitas berasrama gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu atau miskin ekstrem.

Dimana hal tersebut harus dimiliki Kabupaten Cianjur guna menekan angka putus sekolah dan tingkat lama sekolah yang masih tinggi setiap tahunnya karena berbagai alasan, termasuk ekonomi orang tua serta jarak sekolah yang jauh dari tempat tinggal.

Baca juga: Dinsos Cianjur ajukan lokasi baru Sekolah Rakyat di Cilaku-Cianjur

Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai dapat menekan angka putus sekolah, terutama di pelosok karena faktor ekonomi dan jarak tempuh, sehingga kehadirannya dapat menjadi solusi bagi anak usia sekolah dapat melanjutkan pendidikan hingga SMA tanpa dipungut biaya.

"Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait mulai dari pemkab hingga pusat agar titik Sekolah Rakyat dapat terwujud seperti di wilayah lain di Indonesia, karena kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjawab permasalahan angka putus sekolah di Cianjur," katanya.

Dia menilai angka putus sekolah karena berbagai alasan termasuk jauhnya jarak tempuh dari lingkungan tempat tinggal tidak hanya terjadi di selatan atau daerah terujung ditambah dengan ekonomi orang tua yang sulit membuat anak tidak dapat mengenyam pendidikan lebih tinggi.

Kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi, sehingga keberadaannya dapat dibagi di dua wilayah utara dan selatan, dimana penerimaan siswanya dapat mencakup seluruh kecamatan di Cianjur.

Sehingga, orang tua dari kalangan tidak mampu dapat mendaftarkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus memikirkan biaya dikeluarkan setiap bulannya, karena ditanggung pemerintah.

Baca juga: Pemkab Cianjur targetkan Sekolah Rakyat berjalan tahun 2026

Baca juga: Pemkab Cianjur lengkapi berkas administrasi Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu atau miskin ekstrem yang digagas oleh Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah harus terwujud di Cianjur.

"Sekolah Rakyat jawaban untuk menekan angka anak tidak sekolah dan memutus rantai kemiskinan dengan menanggung seluruh kebutuhan siswa selama 24 jam," katanya.

Bahkan, tambah dia, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur memastikan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat telah disiapkan di Kecamatan Cilaku dan dibangun tahun 2027 sesuai dengan Program Strategis Nasional (PSN) yang digagas pemerintah pusat.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.