Walau mungkin akan berjalan sengit, tapi terutama karena pertahanan Swedia masih di bawah Prancis, pertandingan peringkat 2 dunia melawan 36 dunia ini lebih mungkin dimenangkan oleh Prancis, sehingga Les Bleusyang akan menjadi lawan Paraguay p
Jakarta (ANTARA) - Pertemuan antara juara Grup I, Prancis, yang mengumpulkan nilai sempurna 9 poin dan peringkat ketiga Grup F, Swedia, yang mengoleksi 4 poin dalam babak 32 besar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pada Rabu (1/7) pukul 04.00 WIB ini akan cenderung berat sebelah.
Walau memiliki penyerang-penyerang fantastis pada diri Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, Blagult tetap masih bukan ujian sesungguhnya untuk Les Bleus yang sangat tajam di depan dan sangat kuat di dua lini lainnya.
Prancis mencetak 10 gol dari 44 peluang dengan 22 di antaranya tepat sasaran yang mereka ciptakan selama fase grup, sedangkan Swedia hanya bisa mengonversi 7 gol dari 40 peluang yang di antaranya 20 on target.
Meski tetap tergolong subur, Swedia yang diasuh pelatih asal Inggris, Graham Potter, adalah tim yang lebih rentan di sepertiga awalnya walau selalu memasang tiga bek tengah selama fase grup.
Swedia kebobolan tujuh kali, ketika Prancis hanya kemasukan dua gol. Victor Lindelof cs juga tak pernah clean sheet, sedangkan Kylian Mbappe dkk melakukannya sekali saat mengalahkan Irak 3-0.
Di samping sangat klinis di depan gawang lawan, Prancis juga sangat aktif menerobos pertahanan lawan, apalagi jika dibandingkan dengan Swedia.
Agresi Les Bleus ke sepertiga terakhirnya sampai 204 kali yang kebanyakan dari kedua sayap, khususnya sayap kiri yang frekuensinya 78 kali.
Dalam aspek sama, Swedia membuat 157 sentuhan, yang juga kebanyakan dari kedua sayap, terutama bagian kanan, 54 sentuhan.
Tim asuhan Didier Deschamps juga terdiri dari pemain-pemain yang lebih ketat dalam pressing dan lebih piawai membuka ruang untuk rekan-rekannya dalam mengalirkan bola guna mengancam lawan.
Total pressing yang dibuat Prancis dari tiga laga pertamanya adalah 768. Angka itu lebih besar dari 601 pressing yang dibuat Swedia.
Baca juga: Pratinjau Prancis vs Swedia: Duel gaya bermain kontras dan taktis
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Dukung tim favoritmu dan rasakan keseruan pertandingan terbesar dunia setiap hari!
singabola1.com