Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Muhammad Anis Matta dan Menlu Kazakhstan Yermek Kosherbayev membahas pengembangan jalur dan koridor perdagangan Indonesia-Kazakhstan sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan bilateral di sela-sela kunjungan kerja Anis Matta ke Kazakhstan sejak Sabtu (27/6).

"Kedua pihak menilai bahwa konektivitas perdagangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong arus barang, investasi, dan interaksi ekonomi yang lebih luas," menurut pernyataan Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan tersebut, Anis Matta menekankan pentingnya membangun kerja sama ekonomi yang bersifat saling melengkapi.

Menurut dia, hubungan ekonomi Indonesia dan Kazakhstan tidak cukup jika hanya diarahkan pada peningkatan volume perdagangan secara umum, tetapi juga perlu dibangun berdasarkan pemetaan sektor yang saling melengkapi dan memberikan nilai tambah bagi kedua pihak.

Baca juga: Anis Matta: partai politik harus jadi mesin perubahan sosial

Peningkatan perdagangan juga diharapkan memperoleh dorongan signifikan setelah seluruh negara anggota Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (Indonesia-EAEU Free Trade Agreement) menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian yang telah ditandatangani pada Desember 2025.

Selain membahas kerja sama ekonomi, kedua negara juga menjajaki peningkatan hubungan antar-masyarakat melalui fasilitasi visa kunjungan, pembukaan penerbangan langsung Indonesia-Kazakhstan, serta kolaborasi di sektor industri kreatif.

Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai persoalan melalui dialog yang intensif.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Anis Matta juga bertemu Grand Mufti Kazakhstan Nauryzbai Kazhy Taganuly untuk membahas kerja sama sertifikasi halal, serta bertemu Sekretaris Jenderal CICA Kairat Sarybay dan Direktur Jenderal IOFS Berik Aryn membahas ketahanan pangan global dan peran Indonesia-Kazakhstan dalam mendorong perdamaian serta stabilitas global.

Baca juga: Wamenlu Anis Matta dorong penguatan kemitraan Indonesia-Bulgaria

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.