Jakarta (ANTARA) - Aktris, pengusaha, dan aktivis Prilly Latuconsina menyoroti efek penggunaan media sosial serta pentingnya membangun kebiasaan mengevaluasi informasi guna meminimalkan dampak negatifnya.
Dalam gelar wicara "Satu Abad Rahmi Hatta 1926-2026" di Jakarta pada Rabu, Prilly mengemukakan bahwa kemudahan mengakses informasi melalui media sosial membuat masyarakat, terutama kaum muda, lebih mudah terpengaruh tren maupun opini.
"Sekarang ada platform sosial media banyak sekali. Ada Instagram, ada TikTok, ada Threads, ada X. Kita swipe sekali ada satu informasi, swipe satu lagi ada berita yang lain lagi," katanya.
Kehadiran platform digital membuat informasi dengan mudah dan cepat beredar serta bisa diakses oleh khalayak luas.
Menurut Prilly, kondisi yang demikian menghadirkan tantangan tersendiri.
"Saya rasa tantangannya kita menjadi generasi yang akhirnya gampang terpengaruh sama suasana, gampang terpengaruh sama berita, walaupun belum tentu berita itu relevan sama nilai yang kita mau junjung di hidup kita," katanya.
"Sosial media seperti mendorong kita untuk menjadi generasi yang cepat sukses, harus berprestasi, harus banyak bisa, kita jadi cenderung ingin coba semuanya, tapi jadi kehilangan arah," kata dia.
Baca juga: Prilly Latuconsina soroti isu relasi sosial lewat "Holy Crowd"
Guna meminimalkan dampak negatif penggunaan media sosial, Prilly mengaku membiasakan diri untuk mengevaluasi setiap informasi yang diterima.
"Saya pasti selalu bertanya ke diri saya sendiri, 'Apakah ini sesuai sama nilai yang saya ingin junjung? Apakah ini sesuai dengan arah yang ingin saya tuju?'," katanya.
Di samping itu, ia mengemukakan bahwa perkembangan teknologi semestinya dimanfaatkan untuk mendatangkan hal-hal yang baik.
"Semua orang punya kecerdasan, semua orang punya kepintaran. Tapi tidak semua orang punya kejujuran atau kedisiplinan yang bisa membuat kecerdasan itu ke arah yang lebih baik," ujar Prilly.
Saat menjadi pembicara dalam acara peringatan Satu Abad Rahmi Hatta 1926-2026, Prilly juga mengajak kaum muda untuk meneladani keteguhan dan integritas Rahmi Hatta.
Baca juga: Psikolog ingatkan efek negatif media sosial terhadap perilaku remaja
Baca juga: Penggunaan media sosial bisa pengaruhi perkembangan psikologis remaja
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.