Washington (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio siap memberikan dukungan kepada J.D. Vance jika wapres AS itu memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai bakal capres dari Partai Republik untuk Pemilihan Presiden AS 2028, menurut laporan AP pada Rabu.
Pada saat yang sama, Presiden AS Donald Trump sendiri dilaporkan memperkuat spekulasi tentang potensi persaingan antara Rubio dan Vance, dengan menanyakan kepada para pendukungnya siapa yang ingin mereka lihat sebagai penerusnya.
Trump juga pernah menyarankan bahwa mereka dapat menjadi tim yang "tak terkalahkan".
Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS membantah adanya keretakan di antara mereka. Rubio sendiri pun mengatakan bahwa tim kebijakan luar negeri AS terus bekerja sama dan "tanpa drama", tambah laporan tersebut.
Partai Republik pun harus memilih bakal capres baru sebelum pemilihan pada November 2028, karena menurut Konstitusi AS, Trump hanya dapat menjalani dua periode menjabat presiden.
Di antara para kandidat potensial, Trump menyebut anggota kabinetnya yang mungkin menggantikannya antara lain Vance, Rubio, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan mantan menteri keamanan dalam negeri AS Kristi Noem.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Rubio dan Vance tentang tekanan militer terhadap Greenland
Baca juga: Menlu AS: Banyak pihak di Eropa tidak suka dengan pidato Wapres Vance
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.