Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut dedikasi petugas haji menjadi salah satu kunci utama keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 2026 melalui pelayanan yang responsif, empatik, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah.

“Penyelenggaraan haji 2026 sukses dilaksanakan. Salah satu faktor utamanya adalah petugas-petugas haji yang responsif, empatik, dan simpatik. Mereka bertugas dengan ikhlas dan sepenuh hati," kata Dahnil di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan Dahnil saat menyambut kedatangan 347 petugas haji Daerah Kerja Bandara dan Madinah gelombang pertama di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kedatangan petugas ke tanah air ini disambut oleh keluarga yang telah menunggu di Terminal 2F. Bahkan beberapa di antaranya membawa spanduk ucapan selamat datang.

Tak lama ketika anggota keluarganya saling bertemu, suasana haru langsung menyelimuti terminal tersebut. Wamenhaj juga tak luput menyapa dan berfoto bersama dengan keluarga petugas.

Usai gelombang pertama ini tiba, gelombang terakhir yang berjumlah 321 petugas dijadwalkan tiba pada Jumat, sekaligus menandai berakhirnya keseluruhan operasional petugas haji Indonesia pada musim haji 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menyampaikan apresiasi kepada keluarga petugas haji yang telah memberikan dukungan selama anggota keluarganya menjalankan tugas di Arab Saudi lebih dari 70 hari.

“Atas nama Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Haji dan Umrah, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga para petugas haji yang telah merelakan anggota keluarganya bertugas selama lebih dari dua bulan untuk melayani jamaah haji Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas haji yang bertugas di berbagai lini pelayanan, mulai dari Makkah, Madinah, bandara hingga di tanah air.

Menurut Dahnil, dedikasi para petugas mendapat apresiasi dari jamaah haji Indonesia maupun Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas pelayanan yang diberikan selama operasional haji berlangsung.

“Mereka mendapatkan banyak apresiasi atas pelayanan yang diberikan kepada jamaah,” katanya.

Kendati penyelenggaraan haji 2026 dinilai berjalan baik, Kementerian Haji dan Umrah tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai dasar penyempurnaan layanan pada musim haji mendatang.

“Setelah ini tentu kami akan melakukan banyak evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin baik dan pelayanan kepada jamaah terus meningkat,” kata Dahnil.

Baca juga: Kemenhaj: Kurangi seremonial pemulangan-ketatkan istitha'ah kesehatan

Baca juga: BPKH ungkap dampak belum diterapkannya kenaikan setoran awal haji

Baca juga: Sebanyak 120 peserta haji masih dirawat di RS Arab Saudi

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.