Fasilitas ini menyediakan pelayanan medis spesialis yang lebih lengkap terutama pada empat spesialis dasar di antaranya penyakit dalam termasuk jantung, anak, bedah, serta Kebidanan dan kandungan

Wamena (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong pemerataan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia terutama di Papua guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI Ghotama Airlangga dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis mengatakan layanan kesehatan seharusnya merata di seluruh wilayah Indonesia mulai dari Sabang-Merauke.

“Program Kemkenkes ke depan adalah memberikan pemerataan kesehatan di seluruh Tanah Air terutama di Papua yang saat ini telah terbagi menjadi enam provinsi,” katanya.

Menurut dia, untuk mewujudkan layanan kesehatan menjangkau seluruh wilayah Indonesia maka pihaknya memfasilitasi seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) di Papua Pegunungan dapat bekerja sama dengan rumah sakit besar di Indonesia dalam penanganan penyakit kanker, jantung, strok, uronefrologi, KIA, TBC, PIE, diabetes melitus, gastrohepatologi, kesehatan jiwa dan mata.

“Kami berharap ke depan layanan kesehatan dalam penanganan penyakit jantung, stroke atau penyakit berat lainnya tidak lagi dibawa ke luar dari Papua Pegunungan, tetapi sudah dapat ditangani di sini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, program pemerataan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia dilakukan dengan metode pengampuan atau menopang tenaga kesehatan (nakes) di Papua Pegunungan sehingga mampu menangani penyakit-penyakit kronis.

“Kami sangat bersyukur program pengampuan ini disambut baik oleh bapak Gubernur Papua Pegunungan supaya layanan kesehatan di Papua Pegunungan ke depan semakin baik dan maju,” katanya.

Dia menambahkan delapan RSUD di Papua Pegunungan akan ditingkatkan akreditasinya dari kelas D ke C untuk mendorong pelayanan kesehatan lebih optimal.

“Rumah sakit kelas C umumnya menjadi pusat rujukan dari puskesmas. Fasilitas ini menyediakan pelayanan medis spesialis yang lebih lengkap terutama pada empat spesialis dasar di antaranya penyakit dalam termasuk jantung, anak, bedah, serta Kebidanan dan kandungan,” ujarnya.

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.