Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan paket alat kebersihan (hygiene kit) dan selimut kepada warga terdampak gempa di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, guna membantu memenuhi kebutuhan dasar penyintas selama masa tanggap darurat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan bantuan tersebut merupakan respons cepat Baznas terhadap kondisi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok pascagempa.
"Pascabencana semua akses serba terbatas, termasuk dalam memenuhi kebutuhan dasar untuk kebersihan. Karena itu, Baznas hadir menyalurkan paket hygiene kit dan selimut agar masyarakat tetap dapat menjaga kesehatan dan terlindungi dari cuaca ekstrem selama masa tanggap darurat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Baca juga: Baznas dirikan masjid darurat untuk warga terdampak gempa di Palu
Idy menjelaskan sebanyak 300 paket hygiene kit yang diberikan berisi perlengkapan kebersihan dasar yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari, sementara selimut diberikan untuk melindungi warga dari udara dingin yang kerap terjadi pada malam hari di kawasan terdampak.
"Pemenuhan kebutuhan dasar tidak hanya soal makanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap sehat dan aman. Kami harus mengantisipasi munculnya berbagai penyakit akibat terbatasnya akses terhadap perlengkapan kebersihan pascabencana," ujarnya.
Idy menjelaskan, seluruh bantuan yang disalurkan Baznas merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Baznas. Amanah tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami berupaya memastikan amanah tersebut segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki bisa menjadi penguat bagi para penyintas dalam menghadapi masa-masa sulit," lanjut dia.
Baca juga: Baznas kerahkan tim medis & beragam bantuan bagi penyintas gempa Palu
Idy menegaskan, Baznas akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dapat menjangkau kelompok yang paling terdampak.
"Selain mendistribusikan bantuan logistik, kami juga terus mengoptimalkan layanan kemanusiaan melalui tim yang bertugas di lokasi bencana untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran," ucapnya.
Ia berharap rangkaian bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"Bantuan ini kami harapkan dapat membantu para penyintas menjaga kesehatan sekaligus memberikan rasa nyaman di tengah situasi yang masih sulit," tutur Idy Muzayyad.
Diketahui, dalam penanganan bencana gempa di Sulteng, Baznas telah menyalurkan sejumlah layanan kemanusiaan, mulai dari layanan dapur umum, layanan kesehatan, distribusi air bersih, distribusi logistik, dapur air, pembangunan masjid darurat, pendistribusian hygiene kit, selimut, hingga layanan dukungan psikososial bagi para penyintas.
Baca juga: Baznas buka layanan kesehatan gratis untuk warga Parigi Moutong
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.