Jakarta (ANTARA) - Pembalap Red Bull Max Verstappen meminta timnya tidak terlena menjelang Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, 3-5 Juli, setelah paket pengembangan RB22 yang dibawa pada seri Austria memberi sinyal positif dalam persaingan musim ini.
Red Bull datang ke Silverstone dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah pembaruan besar pada RB22 membantu Verstappen bersaing untuk menang di Austria dan finis di antara dua pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
"Kami sudah membuat kemajuan bagus, tetapi sepanjang musim ini situasinya seperti itu. Satu tim membawa pembaruan besar lalu melompat ke depan, kemudian tim lain datang dan ikut maju lagi," kata Verstappen dalam laman Formula 1, Jumat.
Verstappen mengatakan Red Bull perlu tetap memperhatikan kemungkinan para pesaing membawa pembaruan baru, sehingga fokus utama tim adalah memaksimalkan pengembangan mobil sendiri.
"Kami hanya perlu sadar hal itu bisa terjadi lagi dengan tim lain. Kami tetap fokus pada paket pengembangan kami sendiri, mencoba mengoptimalkannya lebih jauh, dan melihat apakah kami bisa mendapatkan hasil seperti di Austria," ujar Verstappen.
Meski mencatat hasil terbaik musim ini di Austria, Verstappen belum yakin Red Bull dapat langsung mengulang performa serupa di Silverstone. Sirkuit tersebut memiliki karakter berbeda dengan tikungan cepat dan mengalir, serta area pengereman yang lebih minim.
Baca juga: Cadillac luncurkan livery spesial jelang GP Inggris
Pembalap asal Belanda itu menilai Red Bull masih perlu meningkatkan beberapa aspek performa mobil untuk menutup jarak dari para pesaing, terutama Mercedes.
"Mobil kami bukan hanya kurang di satu area. Kadang kami kurang di tikungan lambat, kadang di tikungan cepat. Mungkin juga soal keseimbangan setelan," kata Verstappen.
Pembalap Racing Bulls Isack Hadjar menyebut akhir pekan GP Inggris akan menjadi tantangan tersendiri karena menggunakan format Sprint yang membuat tim hanya memiliki satu sesi latihan bebas sebelum menjalani kualifikasi Sprint.
Hadjar mengatakan keterbatasan waktu adaptasi membuat tim harus menyiapkan rencana cadangan, terutama dalam menentukan setelan mobil di lintasan seperti Silverstone.
"Saya yakin kami punya paket untuk bertarung. Cuacanya seharusnya sedikit lebih dingin dibandingkan Red Bull Ring dan itu bisa membantu mobil kami," ujar Hadjar.
Baca juga: Russell anggap GP Austria balapan menguji batas psikologisnya
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.