Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) memperkenalkan standar pelayanan transportasi publik kepada para finalis Abang None Jakarta Utara melalui program Station Attendant for a Day.
Kepala Departemen Stakeholder Relationship Management PT MRT Jakarta, Frangky Ertanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menanamkan budaya tertib di ruang publik sekaligus melibatkan generasi muda dalam mengampanyekan penggunaan transportasi umum.
"Hari ini kami kedatangan finalis Abang None Jakarta Utara. Ini merupakan salah satu inisiatif MRT Jakarta untuk melibatkan masyarakat, khususnya berbagai komponen masyarakat, dalam membangun budaya bertransportasi publik," kata Frangky di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, Abang None merupakan representasi generasi muda yang dapat membantu menyebarluaskan nilai-nilai ketertiban saat berada di ruang publik, termasuk ketika menggunakan transportasi umum.
Selain memperoleh pemaparan mengenai profil perusahaan dan layanan MRT Jakarta, para finalis juga mengikuti program Station Attendant for a Day untuk merasakan langsung operasional pelayanan di stasiun.
Melalui pengalaman tersebut, para finalis diperkenalkan pada standar pelayanan yang diterapkan MRT Jakarta, mulai dari pelayanan kepada pelanggan hingga penerapan budaya tertib, aman, dan nyaman di lingkungan stasiun.
Baca juga: MRT Jakarta pastikan keamanan perjalanan ruas Stasiun Senayan-ASEAN
Frangky menilai pelibatan generasi muda menjadi penting karena mereka merupakan calon pengguna transportasi publik pada masa mendatang.
"Konsep transportasi publik adalah keberlanjutan. Generasi muda ke depan pasti akan menjadi pengguna moda transportasi publik, sehingga penting menanamkan pemahaman tentang pentingnya bertransportasi publik dan nilai-nilai perilaku di ruang publik sejak sekarang," ujarnya.
Lebih lanjut Frangky menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi MRT Jakarta dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta yang telah berlangsung sejak 2023.
Selain memberikan materi pembekalan, MRT Jakarta juga rutin melibatkan para finalis dalam berbagai kegiatan aktivasi di stasiun.
Pada tahun ini, kata dia, MRT Jakarta menambahkan program Station Attendant for a Day agar peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai operasional pelayanan kepada pengguna.
Frangky berharap para finalis dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menciptakan pengalaman menggunakan transportasi publik yang tertib, aman, dan nyaman.
"Kami berharap mereka ikut membantu menyebarluaskan kepada masyarakat bahwa ketika berada di ruang publik, kita bisa menciptakan pengalaman bertransportasi publik yang tertib, nyaman, dan aman untuk semua orang," katanya.
Baca juga: Pemilihan Abang None Jakarta simbol optimisme generasi muda
Baca juga: Dukuh Atas - Blok M jadi tujuan rute MRT paling ramai pada 2026
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.