Jakarta (ANTARA) - Finalis Abang None Jakarta Utara menilai keberadaan transportasi publik yang terintegrasi, seperti MRT Jakarta, menjadi salah satu faktor yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota global sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat.
Finalis Abang None Jakarta Utara Muhammad Farhan Pratama Susilo mengatakan kemudahan akses antarmoda menjadi indikator kesiapan Jakarta sebagai kota global yang tengah dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"MRT membuktikan bahwa Jakarta sudah siap menjadi kota global karena transportasi dan aksesibilitasnya sangat mudah dijangkau. Kita bisa naik Transjakarta, LRT, KRL, hingga MRT sehingga transportasi bisa dinikmati semua kalangan," kata Farhan usai mengikuti program Station Attendant for a Day di Stasiun MRT Jakarta, Jumat.
Farhan mengatakan sistem transportasi yang saling terintegrasi mempermudah masyarakat beraktivitas sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta.
Senada, finalis Abang None Jakarta Utara Azzahra Nureyna Cintani mengatakan aksesibilitas transportasi publik merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung Jakarta sebagai kota global.
"Transportasi publik, khususnya MRT, merupakan salah satu indikator Jakarta kota global. Pengintegrasian MRT dengan layanan transportasi lainnya menjadi wujud nyata pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini," ujar Cinta.
Ia menilai kemudahan mobilitas melalui transportasi publik dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat maupun wisatawan ketika berkunjung ke ibu kota.
Cinta menambahkan pengalaman mengikuti pembekalan di MRT Jakarta juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya transportasi publik dalam mendukung wajah Jakarta sebagai kota modern.
Menurut dia, sebagai Abang None, para finalis memiliki peran untuk mengenalkan berbagai keunggulan Jakarta, termasuk sistem transportasi publik yang terus berkembang.
"Kami menjadi wajah Jakarta dan tentunya mendukung program pemerintah serta pembangunan yang ada. Kami mulai dari diri sendiri untuk mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi publik," katanya.
Baca juga: Tak harus domisili DKI, Pemkot Jakut ajak anak muda ikut Abang None 2026
Baca juga: Pramono buka peluang tambah golongan gratis transportasi umum
Baca juga: Penjajakan investasi Jepang pada proyek transportasi DKI peluang baik
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.