Jakarta (ANTARA) - Pengalaman menjadi petugas stasiun MRT selama sehari melalui program Station Attendant for a Day membuat finalis Abang None Jakarta Utara memahami pentingnya budaya tertib, disiplin, dan tanggung jawab bersama dalam menggunakan transportasi publik.

Finalis Abang None Jakarta Utara, Azzahra Nureyna Cintani mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru karena memberikan kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengenal standar pelayanan di MRT Jakarta.

"Ini pengalaman yang sangat menyenangkan karena baru pertama kali berhadapan langsung dengan masyarakat. Kami juga belajar bagaimana menjadi bagian dari pelayanan di transportasi publik," kata Cinta di Stasiun Dukuh Atas BNI, Jakarta, Jumat.

Cinta mengaku melihat secara langsung budaya kerja yang mengedepankan keramahan kepada pelanggan serta menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik.

Menurut dia, pelayanan yang diberikan petugas MRT Jakarta dapat menjadi contoh bagi penyelenggara transportasi publik lainnya.

"MRT menjunjung tinggi keramahan petugas. Dari segi kebersihan maupun fasilitas juga sangat baik dan bisa menjadi contoh bagi moda transportasi lainnya," ujarnya.

Sementara itu, salah satu Finalis Abang None Jakarta Utara lainnya, Muhammad Farhan Pratama Susilo mengatakan pengalaman menjadi petugas stasiun memberikan pelajaran bahwa budaya tertib harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengantre, mematuhi aturan, dan menghormati pengguna lain.

"Sebagai pemuda, kita belajar dari hal kecil, belajar tertib, belajar mengantre, dan menaati peraturan di mana pun berada," katanya.

Farhan juga mengapresiasi upaya MRT Jakarta mengedukasi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan fasilitas umum, salah satunya melalui kebijakan tidak menyediakan tempat sampah di area stasiun.

Menurut dia, kebijakan tersebut mengajarkan bahwa kebersihan fasilitas publik merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tanggung jawab pengelola.

"Kami belajar bahwa masyarakat juga memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan dengan membawa kembali sampahnya masing-masing. Hal itu menjadi bagian dari membangun budaya hidup bersih di Jakarta," ujar Farhan.

Baca juga: Finalis Abang None nilai transportasi publik perkuat citra Jakarta

Baca juga: MRT Jakarta perkenalkan standar layanan kepada Abang None

Baca juga: MRT Jakarta sambut dukungan KSP bagi kelancaran pembangunan fase 2A

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.