Istanbul (ANTARA) -

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth dilaporkan sempat menyiapkan rencana tambahan untuk mengurangi jumlah pasukan AS di Eropa sebelum usulan tersebut akhirnya ditangguhkan, menurut laporan The Wall Street Journal pada Kamis (2/7).

Hegseth sebelumnya berencana mengumumkan proposal tersebut dalam pertemuan para pejabat militer tertinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussels bulan lalu.

Mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, The Wall Street Journal melaporkan bahwa rencana pengurangan itu melampaui pembatalan penempatan satu brigade lapis baja ke Polandia serta penarikan satu brigade infanteri dari Rumania yang telah diumumkan sebelumnya.

Namun, usulan tersebut akhirnya ditangguhkan setelah dibagikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump, bersama sejumlah pejabat senior lainnya.

Menurut laporan itu, Hegseth semula bermaksud menyampaikan kepada para kepala militer NATO bahwa Amerika Serikat tengah mempersiapkan pengurangan tambahan pasukan di kawasan Eropa.

Pada Mei lalu, pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk menarik sekitar 5.000 personel militer Amerika Serikat dari Eropa.

Sumber: Anadolu

Baca juga: AS dorong perkuat aliansi pertahanan dengan Turki di NATO

Baca juga: Trump sebut AS lebih banyak biayai NATO tapi tanpa manfaat sepadan

Baca juga: Menhan Jerman: Keanggotaan NATO bukan berarti patuh "mutlak" kepada AS

Penerjemah: Primayanti
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.