Kunjungan ini bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan satuan dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta stabilitas keamanan di wilayah timur Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memastikan Satuan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memiliki fasilitas dan infrastruktur yang layak untuk mendukung tugas pertahanan di wilayah Indonesia timur.
Upaya tersebut dilakukan Sjafrie dengan mengunjungi Markas Kogabwilhan III bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Timika, Papua, Minggu (5/7).
Dalam unggahan foto di akun instagram resmi Sjafrie yakni @sjafrie.sjamsoeddin, Senin, terlihat Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto turut mendampingi Sjafrie meninjau markas.
Baca juga: Pangkogabwilhan III serahkan bantuan Presiden ke warga Kuyawage
"Kunjungan ini bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan satuan dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta stabilitas keamanan di wilayah timur Indonesia," kata Sjafrie dalam keterangan foto di akun instagramnya.
Dalam beberapa foto yang diunggah, Sjafrie dan Agus terlihat mengunjungi beberapa ruangan markas, salah satunya ruang rapat.

Di sana terdapat denah yang menjelaskan luas lahan dan bagian-bagian dari markas Kogabwilhan III.
Lucky selaku tuan rumah pun terlihat memberikan penjelasan soal informasi yang ada di denah kepada Agus dan Sjafrie.

Baca juga: Kemhan dukung pembangunan pabrik munisi PT. Pindad di Kalsel
Tidak hanya itu, Sjafrie juga mendapat penjelasan terkait sistem operasional Kogabwilhan III dalam menjalankan misi pertahanan di wilayah Indonesia Timur.
"Makogabwilhan III memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan kekuatan TNI tiga matra secara terpadu, responsif, dan efektif dalam menghadapi setiap dinamika ancaman," katanya menjelaskan.
Dengan adanya kunjungan ini, Sjafrie berharap seluruh unsur TNI di jajaran Kogabwilhan III bisa semakin siap dalam menjalankan misi operasi militer atau operasi militer selain perang (OMSP) demi menjaga kedaulatan negara.
Untuk diketahui, Kogabwilhan III merupakan satuan penangkal utama jika terjadi konflik atau ancaman militer di wilayah Indonesia Timur.
Organisasi komando ini berada di bawah Panglima TNI dan terdiri atas tiga matra TNI yakni AD, AU dan AL.
Wilayah teritorial Kogabwilhan III meliputi wilayah darat, laut, dan udara di Kepulauan Maluku, Pulau Papua, serta ALKI-3b dan perairan sekitarnya.
Baca juga: Menhan minta prajurit YTP berkontribusi untuk rakyat
Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.