Helikopter sebelumnya sudah dua terus menyiram air. Sekarang ada tambahan dua lagi jadi empat helikopter
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Operasi pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (6/7), terus dioptimalkan dengan penambahan dua helikopter water bombing, sehingga menjadi empat pembom air beroperasi dalam pemadaman kebakaran tersebut.
"Helikopter sebelumnya sudah dua terus menyiram air. Sekarang ada tambahan dua lagi jadi empat helikopter," kata Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat dalam keterangannya yang terkonfirmasi di Tangerang, Senin.
Selain memperkuat operasi udara, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), KLH dan Kemenhut juga terus melakukan pemadaman dari darat dengan dukungan armada pemadam kebakaran serta alat berat, yang menerapkan metode inject untuk memadamkan api di bawah timbunan sampah.
Baca juga: KLH rehabilitasi tata kelola TPA Jatiwaringin setelah pemadaman usai
Dengan demikian ditargetkan seluruh titik api dapat dipadamkan pada pekan ini. Meski demikian, petugas agar tetap mewaspadai potensi api muncul kembali akibat panas yang masih tersimpan di dalam timbunan sampah.
"Manggala Agni akan melakukan injeksi (pemadaman dari bawah). Teorinya harusnya mati, tapi kalau panas terus menerus, potensi terbakar lagi ada kalau kita tidak waspada," kata Jumhur Hidayat.
Saat ini, upaya pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total area terdampak seluas sekitar 18 hektare, titik api yang masih aktif kini tersisa sekitar 3,6 persen atau sekitar 1,68 hektare.
Baca juga: Menteri LH: Sisa area terbakar di TPA Jatiwaringin tinggal 3,6 persen
"Tadinya sekitar 70 persen daerah ini membara. Kemudian secara bertahap, kerja keras dimatikan, diberi air dari bawah, disuntik ke bawah, dari atas helikopter jalan terus, pemadam kebakaran dan sebagainya, maka sekarang tinggal 3,6 persen," kata dia.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi menunjukkan, kepulan asap dan titik api di beberapa gunungan sampah tepatnya di sebelah barat dan selatan masih menyala. Di sisi lain pemadaman melalui skema injeksi terus dilakukan secara terpadu melalui gabungan.
Terdapat tiga helikopter water bombing milik BNPB melakukan penyiraman udara di titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.
Baca juga: Wamen LH minta kepala daerah antisipasi kebakaran TPA akibat El Nino
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.