Jakarta (ANTARA) - Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi mengaku ingin membuktikan bahwa dirinya masih layak bermain di Timnas Indonesia.

Hal ini dikatakan Ernando setelah dia tak pernah pernah mendapatkan "Garuda Calling" di era John Herdman yang sudah memimpin timnas Indonesia dalam empat pertandingan internasional bulan Maret dan Juni.

"Ya mungkin dengan adanya Piala Presiden (2026) ini bisa jadi ajang pembuktian kalau masih ada kesempatan buat saya, juga mau menunjukkan kalau saya itu masih layak dan juga ingin diberi kesempatan," kata Ernando saat menjawab pertanyaan ANTARA setelah acara jumpa pers Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin.

Saat ini, timnas Indonesia sedang melakoni pemusatan latihan (Training Camp/TC) di Bali untuk persiapan menuju ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan dimainkan mulai 24 Juli sampai 26 Agustus.

Nama Ernando tak masuk dalam daftar TC itu, dengan dia juga tak terpilih saat pelatih John Herdman memanggil 23 pemain untuk melakoni TC tahap pertama di Jakarta pada akhir Mei lalu.

Baca juga: John Herdman fokus pada pertandingan Piala AFF 2026

Kiper 24 tahun itu pun mengaku situasi yang ia alami cukup sulit karena di tengah era baru timnas bersama Herdman, kondisinya tak baik karena mengalami cedera.

Kondisi kebugarannya ini membuatnya melewatkan enam laga bersama Super League 2025/2026 dari awal April sampai Mei di Super League, dimana setelah itu ia hanya menghangatkan dua laga berikutnya untuk Bajul Ijo.

Situasi ini pun membuatnya sulit untuk membuktikan diri secara langsung kepada Herdman, yang saat ini memilih Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi sebagai kiper dari Super League untuk mengisi skuad Garuda.

"Kenapa saya masih ada di sini? Karena tanggal ini mereka sudah pada TC (Training Center), terus juga kemarin izin karena ada cedera kan, hampir satu bulan lebih. Jadi itu salah satu alasan saya nggak dipanggil mungkin," kata Ernando, yang terakhir kali mendapatkan Garuda Calling pada bulan Oktober tahun lalu dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat di era Patrick Kluivert.

Baca juga: Ernando Ari sebut telah menerima pesan panggilan timnas Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengungkapkan dirinya belum menjalin komunikasi dengan Herdman. Sejauh ini, kata dia, komunikasinya hanya terjalin dengan pelatih kiper tim Garuda.

Terakhir kali komunikasi dengan pelatih kiper Indonesia adalah sebelum tim Garuda melakoni dua laga FIFA Series 2026 pada bulan Maret lalu saat melawan Saint Kitts dan Nevis (4-0) dan juga Bulgaria (0-1). Saat itu, ia mengaku cedera belum pulih, sehingga tak dipanggil untuk FIFA Series 2026.

Menutup jawabannya, ia berharap segera mendapatkan kesempatan untuk bermain di timnas Indonesia lagi dan di Piala Presiden 2026 yang dimulai dari 25 Juli sampai 6 Agustus menjadi panggung awal pembuktian.

"Kita lihat nanti, soalnya saya kan belum membuktikan apa-apa. Jadi saya fair aja belum bisa berkata apa-apa. Kalau sudah main, mungkin ada kesempatan, main bagus, dipanggil Alhamdulillah, bonus, nggak dipanggil ya wasyukurillah," ucap pemilik 13 caps untuk timnas Indonesia tersebut.

Baca juga: Ernando Ari ambil sisi positif Persebaya absen di ACC 2025

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.