Fokus kita pada ekosistem digital yang aman dan terpercaya bagi masyarakat serta penyusunan peraturan presiden mendatang untuk meresmikan kerangka kerja pemerintahan digital

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mengadakan pertemuan dengan Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris sekaligus Executive Chairman Tony Blair Institute (TBI) Tony Blair untuk membahas perkembangan pemerintah digital di Kantor Dewan Energi Nasional (DEN), Senin.

Luhut mengatakan bahwa melalui digitalisasi ditambah dengan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membantu integrasi pada berbagai sektor serta menjadi solusi dari setiap permasalahan yang ada di lapangan.

Dengan penerapan digital publik infrastruktur (DPI) sebagai fondasi sistem teknologi mendasar, dipercaya memberikan kemudahan akses layanan publik, di mana salah satu penerapannya adalah sistem Perlindungan sosial (Perlinsos).

Baca juga: Agen Perlinsos dilatih intensif oleh Gugus Tugas KPTDP di Banyuwangi

“Penerapan pemerintah digital didukung dengan AI menjadi solusi terbaik untuk menjalankan setiap progam prioritas Presiden. Kita tidak ingin kehilangan momen, karena memang dengan pemerintah digital, kita bisa efisien, transparan dan mengurangi tatap muka,” kata Luhut dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas upaya percepatan digitalisasi birokrasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah membangun fondasi penting yang memberikan arah strategis untuk Pemerintahan Digital.

Upaya tersebut adalah perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan, bagaimana kebijakan dirumuskan, bagaimana layanan diberikan, dan bagaimana negara berinteraksi dengan masyarakat. Pencapaian kesejahteraan masyarakat menjadi target tertinggi kinerja pemerintah (Human-Centered Design in Government).

Disampaikan bahwa melalui pemerintah digital, negara hadir dengan cara yang lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih terpercaya. Bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi transformasi pengalaman layanan publik.

KPTDP telah melaksanakan proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Banyuwangi serta sedang mempersiapkan perluasan implementasi di 42 kabupaten/kota, dengan penambahan 1 kota, yaitu Kota Batam, serta 1 provinsi, yaitu Bali.

Pelaksanaannya telah memberikan pembelajaran penting terkait percepatan proses dan penguatan transparansi penyaluran bantuan sosial.

Diharapkan kolaborasi bersama Tony Blair dan tim dapat meningkatkan skala penerapan AI dalam bidang perlindungan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pembiayaan usaha.

Di sisi lain juga terdapat penguatan tata kelola AI demi keamanan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap perlindungan data. Kolaborasi juga diharapkan menyasar peningkatan kapasitas bagi aparatur pemerintah daerah terkait digitalisasi, etika, dan keamanan.

“Fokus kita pada ekosistem digital yang aman dan terpercaya bagi masyarakat serta penyusunan peraturan presiden mendatang untuk meresmikan kerangka kerja pemerintahan digital. Sebab AI berperan vital dalam menganalisis data dari identitas digital, meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan penerimaan pajak,” katanya.

Baca juga: Digitalisasi Perlinsos jadi awal infrastruktur publik digital nasional

Dalam kesempatan tersebut Mantan PM Inggris Tony Blair mengapresiasi capaian Indonesia dalam penerapan pemerintah digital. Menurutnya setiap negara memiliki tantangan masing-masing dalam melaksanakan pemerintah digital. Seperti Indonesia yang jumlah populasi masyarakatnya cukup banyak, serta letak geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

“Bagian terpenting dari pemerintah digital adalah bagaimana penerapan teknologinya. Saya rasa Indonesia sudah memiliki itu, di mana tadi saya mendengar proses layanan administrasi yang dipangkas dari sebelumnya cukup lama menjadi beberapa hari saja,” ujar Tony.

Ia mengatakan bahwa penerapan pemangkasan layanan di Indonesia sudah sangat baik, mengingat Indonesia bukan negara kecil, hal tersebut dirasa bukan hal yang mudah. Namun dengan kolaborasi berbagai unsur, digitalisasi yang diterapkan dapat berjalan dengan baik.

Di sisi lain SDM harus menguasai kemampuan digital yang mumpuni, memiliki mindset digital untuk mendukung keberhasilan transformasi digital. Pihaknya terbuka untuk membantu Indonesia dalam berbagai sektor termasuk digitalisasi.

“Integrasi antar program pemerintah harus dijalankan, dan yang terpenting bagaimana tim yang bergerak harus teredukasi serta memiliki mindset digital,” katanya.

Sementara itu Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan bahwa transformasi digital pemerintahan dan tata kelola data pembangunan menjadi hal penting untuk dilakukan dengan ditunjang oleh pemanfaatan Digital Publik Infrastruktur (DPI) yang menjadi tulang punggung berbagai layanan pemerintah. DPI sendiri berupa identitas digital, pertukaran data, dan pembayaran digital yang dijaga selaras dengan prinsip pelindungan data pribadi dan keamanan siber.

Dijelaskan bahwa transformasi digital perlindungan sosial mengintegrasikan Identitas Digital, pertukaran data terpercaya, pembayaran digital, dan Portal Perlindungan Sosial ke dalam satu alur layanan yang terpadu. Tujuannya bukan sekadar mendigitalkan proses yang sudah ada, melainkan merancang ulang secara mendasar penyampaian layanan agar menjadi lebih sederhana, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurutnya segala upaya yang dilakukan banyak pihak bukan sekadar digitalisasi bantuan sosial, namun sebagai dasar bagi sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi, transparan, dan berpusat pada warga.

Bagian terpenting adalah memastikan bahwa pembelajaran ini diwujudkan dalam implementasi nasional yang berkelanjutan melalui kebijakan yang tepat, tata kelola yang efektif, dan kolaborasi kelembagaan yang kuat, serta didukung oleh strategi dan kelembagaan yang berdedikasi guna menjamin keberlanjutan transformasi digital.

“Kami sangat menyambut baik keterlibatan mitra global, termasuk TBI, dalam upaya tersebut. Kepemimpinan anda yang telah lama teruji dalam reformasi sektor publik dan transformasi digital telah menginspirasi banyak negara, termasuk Indonesia. Dukungan anda selama ini terhadap transformasi digital Indonesia akan sangat berharga,” kata Rini.

Baca juga: Luhut targetkan digitalisasi bansos diterapkan nasional mulai Oktober

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.