Kita diminta segera untuk melaksanakan agar berjalannya roda pemerintahan tetap normal. Kami sudah menyerahkan Surat Keputusan untuk Wakil Bupati menjadi Pelaksana Tugas Bupati

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyerahkan surat keputusan pelaksana tugas Bupati Langkat kepada Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

"Kita diminta segera untuk melaksanakan agar berjalannya roda pemerintahan tetap normal. Kami sudah menyerahkan Surat Keputusan untuk Wakil Bupati menjadi Pelaksana Tugas Bupati," ujar Bobby usai penyerahan SK Plt Bupati Langkat di Kantor Gubernur Sumut, Senin.

Gubernur mengatakan, penunjukan Tiorita sebagai Plt Bupati Langkat merupakan tindak lanjut atas koordinasi secara intensif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Baca juga: Terungkap! begini kronologi OTT Bupati Langkat menurut KPK

Hal ini dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-15 sepanjang 2026 dengan menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim di Medan, Jumat (3/7).

Menurut Bobby, setelah proses koordinasi dengan Kemendagri selesai, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta segera menetapkan pelaksana tugas agar penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Langkat tidak terganggu.

Ia juga mengingatkan Tiorita agar menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Bobby menegaskan ASN harus menjalankan fungsi sebagai pelayan masyarakat secara profesional dan tidak dihadapkan pada pilihan antara melayani masyarakat atau pimpinan.

"Jangan jadikan ASN memiliki dua pilihan, melayani masyarakat atau melayani pimpinan. Itu tidak boleh terjadi," katanya.

Baca juga: KPK sita mata uang asing sekitar Rp983 juta saat OTT Bupati Langkat

Sementara itu, Tiorita Surbakti menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Pelaksana Tugas Bupati Langkat dengan penuh tanggung jawab.

Ia berkomitmen mengarahkan seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, saya akan berusaha mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kami," kata Tiorita.

Sebelumnya, KPK menangkap tujuh orang dalam operasi tangkap tangan di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan, Sumatera Utara, termasuk Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tujuh orang yang diamankan terdiri atas Syah Afandin, seorang ASN Pemerintah Kabupaten Langkat, dan lima pihak swasta.

Baca juga: Bupati Langkat irit bicara seusai ditetapkan KPK jadi tersangka suap

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.