Moskow (ANTARA) - Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengatakan konflik Timur Tengah telah memangkas pertumbuhan ekonomi negara itu hingga setengahnya.
"Perang ... melawan Iran telah mengurangi separuh pemulihan ekonomi yang kami harapkan tahun ini. Perang ini sangat merugikan Jerman," kata Klingbeil dalam konferensi pers di Berlin pada Senin.
Klingbeil juga mencatat bahwa karena situasi ekonomi yang disebabkan oleh konflik Timur Tengah, pemerintah Jerman terpaksa mengambil langkah-langkah keuangan yang sulit, termasuk menunda pembayaran utang atas dana yang dipinjam sebelumnya.
Pada 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani memorandum secara jarak jauh yang mengatur pengakhiran konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.
Dokumen tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan Iran dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Jerman akan tarik kapal dari misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz
Baca juga: Inggris, Prancis, Jerman, Italia sambut baik kesepakatan damai AS-Iran
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.