Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan India sepakat memperkuat suara negara-negara Global South di forum internasional sembari mendukung penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional.

Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, mengatakan kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi yang juga membahas berbagai isu regional dan global.

"Perdana Menteri Modi dan saya juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Kami terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia, serta memastikan suara-suara dari Global South didengar," kata Prabowo.

Terkait kawasan Indo-Pasifik, kedua negara berkomitmen mewujudkan kawasan yang bebas, terbuka, transparan, damai, dan berlandaskan hukum internasional, dengan tetap menjunjung tinggi sentralitas ASEAN.

Baca juga: Prabowo sebut sinergi demokrasi RI dan India bawa kebaikan kawasan

Mengenai situasi di Timur Tengah, Prabowo mengatakan Indonesia dan India sepakat mendukung penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional.

"Kedua negara juga terus mendukung dialog, diplomasi, dan hukum internasional sebagai jalan penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah," ujarnya.

Menurut Prabowo, komitmen tersebut mencerminkan tekad kedua negara untuk terus memajukan perdamaian dunia melalui mekanisme diplomasi multilateral yang adil dan inklusif.

Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Prabowo dan Modi terlebih dahulu menggelar pertemuan empat mata, kemudian melanjutkan dengan pertemuan bilateral, jamuan kenegaraan, dan penyampaian pernyataan bersama.

Baca juga: Prabowo dan Modi saksikan penandatanganan 16 kerja sama Indonesia-India

PM Modi dijadwalkan berada di Indonesia pada 6–8 Juli 2026. Selain agenda kenegaraan di Jakarta, ia juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.

Pewarta: Aditya Ramadhan, Maria Cicilia Galuh
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.