Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memacu pelebaran jalan nasional Serdang–Bojonegara–Merak di Kabupaten Serang, Provinsi Banten dalam rangka peningkatan konektivitas.

Dia mengatakan penanganan yang tengah berlangsung merupakan langkah awal untuk meningkatkan pelayanan jalan, sebelum dilanjutkan dengan pengembangan ruas menjadi 4 lajur. Pengembangan ruas ini direncanakan sekitar 10 km mulai dari Simpang Seruni hingga Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

"Kami berharap ruas ini nantinya dapat ditingkatkan menjadi empat lajur. Pemerintah Provinsi Banten sedang menyusun Detailed Engineering Design (DED), selanjutnya Kementerian PU akan menyiapkan skema pendanaannya, sementara pemerintah daerah mendukung penyiapan lahannya sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan," kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dirinya juga menegaskan, peningkatan kapasitas jalan tidak hanya bertujuan mendukung aktivitas kawasan industri, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses jalan yang lebih aman dan nyaman.

"Yang paling penting, masyarakat tetap menjadi prioritas. Anak-anak yang berangkat ke sekolah, masyarakat yang menuju rumah sakit maupun pengguna jalan lainnya harus tetap dapat beraktivitas dengan aman. Di sisi lain, kawasan industri juga harus terus bergerak agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Banten," ujarnya.

Kegiatan dilakukan untuk memastikan penanganan ruas jalan strategis tersebut berjalan optimal sekaligus menyiapkan pengembangannya menjadi 4 lajur guna meningkatkan konektivitas kawasan industri, pelabuhan, dan permukiman di Provinsi Banten.

Ruas jalan Serdang–Bojonegara–Merak memiliki total panjang 31,42 km, dengan penanganan saat ini sepanjang 18,93 km. Pekerjaan dilaksanakan melalui skema multiyears contract (MYC) TA 2025–2027 dengan jumlah anggaran sebesar Rp138 miliar.

Penanganan yang tengah dilaksanakan meliputi rekonstruksi jalan menggunakan rigid pavement setebal 30 cm dengan memanfaatkan ruang sempadan jalan yang tersedia, yaitu masing-masing sekitar 1 meter di sisi kiri dan kanan jalan.

Penanganan dilakukan untuk meningkatkan daya dukung ruas jalan terhadap tingginya lalu lintas kendaraan berat.

Melalui penanganan preservasi yang sedang berjalan dan rencana pengembangan ruas, Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Banten berupaya meningkatkan konektivitas kawasan industri dan pelabuhan, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Baca juga: Kementerian PU targetkan jalan nasional mantap 97 persen pada 2027

Baca juga: Menteri PU: Inpres Jalan Daerah mengungkit pertumbuhan ekonomi

Baca juga: Kementerian PU percepat preservasi Jalan Pantura untuk konektivitas

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.