Banda Aceh (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan seorang haji terakhir Aceh yang belum dipulangkan karena menjalani perawatan di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi telah meninggal dunia.

"Kami sudah menerima laporan bahwa jamaah haji Aceh terakhir yang menjalani perawatan di Makkah telah wafat pada Senin (6/7) sekitar pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS)," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, di Banda Aceh, Selasa.

Haji Aceh yang dirawat dan telah meninggal dunia tersebut yakni Abdul Rahman (94) dari Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya, menjalani perawatan di King Fahad Hospital Madinah karena gula darah dalam kondisi rendah. Masuk RS sejak Rabu (27/5/2026).

Dengan wafatnya almarhum Abdul Rahman, maka jamaah haji Aceh yang meninggal dunia tahun ini sebanyak 21 orang. Kini, sudah tidak ada lagi jamaah haji Aceh yang berada di Arab Saudi.

Arijal menyebutkan, adapun 2
jamaah haji Aceh yang meninggal dunia sebelumnya yakni Rapasah Puteh (86) dari Kloter 9 asal Kabupaten Nagan Raya. Ia wafat di RS King Abdul Aziz Makkah, Rabu (1/7) karena gangguan pernapasan.

Kemudian, Mardani Asya Adam (61) dari Kloter 14 asal Kabupaten Bener Meriah, wafat karena mengalami gangguan pernapasan, di King Abdul Aziz Hospital sekitar pukul 06.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Fatimah Basyah (76) dari Kloter 9 asal Kabupaten Aceh Jaya, wafat di King Abdul Aziz Hospital, karena sakit paru-paru, Selasa (23/6).

Muhammad Thaib (75) dari Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya, di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan akut, Senin (22/6). Dihari yang sama, satu haji Aceh meninggal dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air yakni Aisyah Abdullah Nanggroe (92) dari Kloter 7 asal Kabupaten Aceh Timur.

Selanjutnya, M Natsir Muhammad Isa (60) dari Kloter 14 asal Kabupaten Pidie Jaya, wafat di RS Al Hada Armed Forces Hospital Makkah. Cut Salimah (81) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie juga telah menghembuskan napas terakhirnya di GNP Hospital Jeddah, Sabtu (20/6).

Lalu, Mustafa Ismail (69) dari Kloter 4 asal Kota Banda Aceh di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan, Jumat (19/6). Busra Bustamam Jamil dari Kloter 9 asal Kabupaten Aceh Selatan di Makkah.

Dedeng Trisulo dari kloter 11 asal Kota Lhokseumawe di Madinah, Rabu (18/6). Razali Mahmud Ben dari Kloter 4 asal Kota Langsa, wafat di Al Haram Hospital Madinah pada Senin (15/6) karena komplikasi penyakit.

Muhammad Yusuf bin Nafi dari Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen, pada Minggu (14/6), di Madinah. Nurdin Ali (69) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, meninggal di Hotel Burj Al Wahda Al Mutamayyiz Makkah, Sabtu (6/6) karena serangan jantung.

Mahdi Muhammad Sufi (60) dari Kloter dua asal Kabupaten Aceh Besar, wafat di RS King Abdul Aziz, almarhum menderita penyakit ginjal. Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74) dari kloter 10 asal Kabupaten Pidie, di King Abdul Aziz Hospital, pada Minggu (31/5).

Berikutnya, Sulasry Abdul Gani (74) dari kloter lima asal Kabupaten Bireuen pada Minggu (31/5) di kamar hotel Burj Al Wahda Almutamayiz Makkah. Aminah Ahmad (76) dari kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya pada Sabtu (30/5) di Sheefa Hospital.

Serta, Siti Salmijah (83) dari kloter 13 asal Pidie Jaya pada Kamis (28/5) di RS Mina Al Wadi. Maimunah Yusuf Ali (72) dari kloter 13 asal Aceh Tamiang pada Selasa (26/5). Dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) dari kloter delapan asal Kabupaten Bireuen, pada Selasa (26/5).

Arijal menyampaikan, jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Makkah telah dimakamkan pada dua lokasi berbeda antara lain pemakaman Syariah dan Saraya Suhada Al Haram. Sedangkan yang wafat di Madinah dikebumikan pada pemakaman Baqi.

Dalam kesempatan ini, Arijal turut menyampaikan berbelasungkawa dan mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.

"Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Dan, semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima disisi Allah SWT," demikian Arijal.

Sebagai informasi, seluruh jamaah haji Aceh sebanyak 5.463 orang telah kembali ke Aceh dari 14 Kloter kepulangan, dan sudah berada di kampung halaman masing-masing. Kloter terakhir juga disambut langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca juga: Wamenhaj ajak bangun budaya kerja baru demi beri pelayanan terbaik

Baca juga: Pemerintah usulkan skema baru agar biaya haji tetap tak bebani jamaah

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.