Pemadaman hingga hari kedua, Manggala Agni berhasil memadamkan kebakaran lahan di Seunebok Pusaka mencapai dua hektare. Pemadam hari pertama seluas setengah hektare dan hari ini, hari kedua, mencapai 1,5 hektare
Banda Aceh (ANTARA) - Tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berhasil memadamkan lahan terbakar seluas dua hektare di kawasan Seunebok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera pada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut RI Ferdian Krisnanto yang dihubungi dari Banda Aceh, Selasa, mengatakan luas lahan yang terbakar mencapai 23 hektare.
"Pemadaman hingga hari kedua, Manggala Agni berhasil memadamkan kebakaran lahan di Seunebok Pusaka mencapai dua hektare. Pemadam hari pertama seluas setengah hektare dan hari ini, hari kedua, mencapai 1,5 hektare," katanya.
Baca juga: BNPB: Tidak ada korban jiwa akibat karhutla di Aceh, Jabar, dan Jateng
Sebelumnya, seluas 20 hektare lahan di Desa Seunebok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar pada Senin (6/7). Luas lahan terbakar pada Selasa (7/7) bertambah menjadi 23 hektare.
Ferdian Krisnanto mengatakan pihaknya mengerahkan satu regu Tim Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit guna memadamkan api. Selain itu satu regu lain siaga jika diperlukan tambahan personel.
Baca juga: BPBD: Karhutla di Aceh Barat berhasil dipadamkan
"Lahan yang terbakar tersebut merupakan kawasan gambut dengan tipe kebakaran di permukaan dan bawah lahan. Vegetasi lahan terdiri anakan kayu, semak belukar, tanaman pakis, sawit, dan lainnya," katanya.
Ferdian Krisnanto mengatakan kondisi cuaca saat pemadaman pada hari kedua berlangsung cerah dari pagi hingga sore, dengan kecepatan angin mencapai delapan kilometer per jam.
"Akses menuju lokasi pemadaman kurang lebih satu jam 20 menit perjalanan dari posko di Kantor CRU Trumon. Kondisi kebakaran saat ini api masih menyala. Tim kembali besok melakukan pemadaman lanjutan," kata Ferdian Krisnanto.
Baca juga: Karhutla Aceh Barat: antara bencana dan tanggung jawab menjaga alam
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.