Wamena (ANTARA) - Kehadiran Community Gateway Stasiun Bumi Sedang (SBS) di wilayah Papua Pegunungan membangkitkan asa mempercepat pembangunan melalui jaringan telekomunikasi.

Community Gateway SBS Wamena, Kabupaten Jayawijaya, merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menjawab keterbatasan jaringan terestrial sekaligus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan komunikasi di wilayah tersebut.

Wilayah Papua Pegunungan yang terdiri atas delapan kabupaten termasuk dalam daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T sehingga sentuhan perhatian pemerintah sangat perlu dilakukan. Delapan kabupaten itu ialah Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yakuhimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, Nduga.

Akses internet di wilayah Papua Pegunungan sangat terbatas dan hal ini mengganggu pelayanan pendidikan, kesehatan, perkantoran, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta kepentingan lainnya yang membutuhkan dukungan konektivitas internet.

Community Gateway SBS yang dibangun di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memberikan secercah harapan bagi peningkatan konektivitas jaringan internet di wilayah tersebut.

Awalnya, kapasitas jaringan internet di wilayah ini hanya 7 Gigabit per detik (Gbps), namun setelah adanya pembangunan Community Gateway SBS maka kemampuan jaringan internet telah bertambah dan bisa meningkat hingga 40 Gbps.

Pembangunan Community Gateway SBS Wamena menjadi terobosan besar yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI dengan melibatkan mitra pemerintah yakni Telkom Grup.

Community Gateway SBS telah dibangun di dua daerah di Tanah Papua yakni Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dan Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Khusus untuk Kabupaten Merauke, Community Gateway SBS yang dibangun berfungsi sebagai backup link, sementara yang di Wamena dibangun sebagai jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan.

Dengan akses jaringan internet yang semakin baik maka diharapkan pelayanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, UMKM semakin meningkat dan masyarakat semakin sejahtera.

‎“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan Wamena punya peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan, namun masih menghadapi tantangan konektivitas akibat kondisi geografis dan keterbatasan jaringan terestrial.

“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” ujarnya.

Mempermudah akses informasi

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.