Gaza (ANTARA) - Tujuh orang Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan Israel ke berbagai lokasi di Gaza, Selasa (7/7), menurut sumber dari Palestina.

Korban tewas tersebut termasuk Direktur Hubungan Masyarakat Komite Mesir di Jalur Gaza Mohammed al-Waheidi. Serangan-serangan yang meliputi serangan drone dan serangan udara tersebut menargetkan Gaza City dan Khan Younis di Gaza selatan, kata sumber-sumber tersebut.

Angkatan Laut Israel juga menahan tujuh nelayan Palestina di lepas pantai Gaza tengah, kata koordinator Serikat Komite Nelayan Gaza (Gaza Fishermen Committees Union) Zakaria Bakr.

Sementara itu, militer Israel menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menewaskan Ahmed Yahya Ibrahim al-Batsh, komandan unit elite Hamas, dalam serangan di Gaza utara dua hari sebelumnya, serta Hamouda Abu Daqqa, komandan intelijen militer Hamas, dalam serangan di Gaza selatan pada Senin (6/7).

Pada Selasa yang sama, otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza juga mengatakan bahwa rumah-rumah sakit di daerah kantong tersebut menerima empat jenazah dan 11 korban luka dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban tewas sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025 meningkat menjadi 1.076 orang, dengan 3.474 lainnya luka-luka.

Jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak konflik pecah pada Oktober 2023 telah mencapai 73.102 orang, dengan 173.582 lainnya luka-luka, kata otoritas kesehatan tersebut menambahkan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.