Jakarta (ANTARA) - Honor telah mengkonfirmasi bahwa Honor Robot Phone akan dipasarkan di China pada paruh kedua tahun 2026 dan keterangan terbaru dari informan Digital Chat Station mempersempit jendela waktu peluncuran perangkat itu menjadi Agustus 2026.

Menurut siaran Gizmochina pada Selasa (7/7), pembocor informasi teknologi Digital Chat Station di platform Weibo menjawab "Segera, Agustus" ketika ditanya tentang perangkat tersebut.

Honor pertama kali memamerkan Robot Phone dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026.

Perangkat tersebut menarik perhatian karena memiliki lengan kamera bergerak yang terintegrasi dengan bagian belakang ponsel.

Berbeda dari kamera konvensional, Robot Phone dibekali kamera yang dapat menjulur keluar, berputar, dan melakukan stabilisasi secara mandiri saat merekam video.

Honor menyebut kamera tersebut menggunakan sensor 200 megapiksel yang dipasang pada gimbal berukuran kecil yang dapat berputar ke segala arah.

Teknologi itu dirancang untuk menghasilkan rekaman video yang lebih stabil sekaligus meningkatkan kemampuan pelacakan objek.

Baca juga: Honor Robot Phone akan dirilis pada kuartal ketiga 2026

Guna meningkatkan kemampuan perangkat dalam merekam video, Honor bekerja sama dengan perusahaan teknologi sinema profesional ARRI.

Robot Phone mendukung teknologi LogC milik ARRI pada tingkat RAW dan kompatibel dengan ekosistem LUT ARRI di perangkat lunak DaVinci Resolve.

Teknologi itu memungkinkan kamera menampilkan warna bergaya sinematik seperti yang umum digunakan dalam produksi film profesional.

Selain itu, Robot Phone dibekali fitur kecerdasan artifisial yang memungkinkan modul kamera melakukan gerakan seperti mengangguk atau menggeleng serta mengikuti pergerakan subjek secara otomatis saat proses perekaman berlangsung.

Baca juga: Honor pamerkan Robot Phone dengan kamera yang bisa bergerak

Baca juga: Nothing Phone (4b) dibekali baterai 6.000 mAh dan kamera 50MP

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.