Beijing (ANTARA) - jubir Kementerian Pertahanan Nasional China Chen Xi mengatakan bahwa negara itu telah menginformasikan terlebih dahulu kepada negara-negara terkait mengenai uji peluncuran rudal strategisnya yang berbasis kapal selam nuklir, sebuah langkah yang menunjukkan keterbukaan dan transparansi angkatan bersenjata China.

Chen Xi menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan media terkait.

Dia mengatakan bahwa uji peluncuran tersebut, yang mencapai hasil sesuai harapan, merupakan bagian dari agenda rutin latihan militer tahunan serta dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan praktik internasional.

"China berpegang pada jalur pembangunan damai dan menjalankan kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif," ujar Chen.

Dia menegaskan bahwa China tetap berkomitmen pada strategi nuklir untuk pertahanan diri, mempertahankan kemampuan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional, dan tidak terlibat dalam perlombaan senjata nuklir dengan negara mana pun.

"Upaya-upaya China untuk memodernisasi kekuatan nuklirnya bertujuan menjaga keamanan strategis nasional serta mempertahankan stabilitas strategis global," katanya.

Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army/PLA) China pada Senin (6/7) menyatakan bahwa salah satu kapal selam nuklir strategisnya berhasil meluncurkan sebuah rudal strategis yang membawa hulu ledak tiruan ke wilayah laut lepas di Samudra Pasifik pada pukul 12.01 waktu setempat, dan rudal tersebut jatuh tepat di perairan yang telah ditentukan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.