Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempertimbangkan opsi penanganan jangka panjang melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berupa hujan buatan guna mengatasi kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Djohan Darmawan dalam keterangan di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi secara berkala dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak awal kejadian untuk merekayasa cuaca tersebut.

Baca juga: Polisi beri pengamanan rumah yang ditinggal pengungsi TPA Jatiwaringin

"Namun, proses rekayasa cuaca hujan buatan tersebut belum dapat dieksekusi lantaran pertumbuhan awan potensial di atas kompleks TPA Jatiwaringin dan sekitarnya terpantau masih sangat minim," kata dia.

Kendati demikian, Djohan menegaskan bahwa BNPB bersama BMKG akan terus memantau dinamika atmosfer secara intensif dan segera mengajukan izin penyemaian awan begitu kondisi meteorologis di wilayah tersebut mulai memenuhi syarat teknis.

Tim Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB melaporkan setidaknya sampai hari ketujuh atau Selasa (7/7), operasi pemadaman dari tim gabungan lintas instansi dilaporkan menunjukkan perkembangan signifikan yang mendekati angka 49-50 persen.

Djohan menyampaikan bahwa keberhasilan melokalisasi titik api merupakan buah dari gotong royong yang solid di lapangan antara BNPB, kementerian terkait, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga pihak swasta yang bersatu mempercepat pemulihan area.

Untuk mengatasi kendala medan berat dan titik api yang tidak terjangkau oleh selang pemadam di darat, BNPB telah mengerahkan empat unit armada helikopter pengebom air (water bombing) untuk memperkuat penanganan taktis dari udara.

Sementara di sektor darat, tim mekanis membuat akses jalan terobosan di sisi utara dan selatan guna mempermudah pergerakan mobil Damkar, serta menyiasati area ketinggian dengan membuat embung-embung penampungan air darurat.

Baca juga: BNPB: 50 persen kebakaran lahan TPA Jatiwaringin berhasil dipadamkan

Baca juga: Ratusan petugas gabungan masih berupaya padamkan TPA Jatiwaringin

Air tersebut disalurkan melalui enam hingga delapan lajur selang pemadam, termasuk menyuntikkan cairan kimia khusus ke zona dalam gunungan sampah agar bara api tersembunyi yang mengandung gas di bawah permukaan dapat dikendalikan.

"Kolaborasi dari seluruh instansi yang ada ini ada kemajuan-kemajuan. Saat ini sudah mencapai 49 persen dan kita terus fokuskan untuk pendinginan," kata Djohan.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.