Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara berkomitmen memperkuat ketahanan kawasan pesisir dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat lewat sosialisasi Program Perlindungan Pesisir Kawasan Teluk Jakarta.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan persepsi antara Pemkot Jakut dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mengenai arah kebijakan, program kerja, serta pembagian peran dalam pelaksanaan program perlindungan pesisir,” kata Wakil Wali Kota Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan saat membuka Sosialisasi Program Perlindungan Pesisir Kawasan Teluk Jakarta di Jakarta, Selasa.

Fredy berharap sosialisasi tersebut memberikan wawasan dan pemahaman yang sama mengenai program kerja, profil, arah kebijakan, hingga langkah-langkah koordinasi ke depan.

Ia mengatakan yang terpenting adalah seluruh program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta Utara.

Pemerintah Kota Jakarta Utara juga siap mendukung setiap program strategis nasional yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Perlindungan kawasan pesisir, kata Fredy, harus mengedepankan aspek lingkungan hidup, keberlanjutan ekosistem, serta keselamatan warga yang bermukim di wilayah pesisir.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur masyarakat seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Dewan Kota, serta perangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan optimal.

"Kami bertujuan melindungi masyarakat pesisir, meningkatkan ketahanan wilayah, menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta mewujudkan kawasan pesisir yang aman, produktif, dan berkelanjutan," katanya.

Ia berharap rangkaian sosialisasi mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BOPPJ, dan masyarakat. Targetnya, setiap tahapan pembangunan dapat memberikan manfaat bagi generasi kini maupun di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Kepala II BOPPJ Suhajar Diantoro menjelaskan BOPPJ merupakan lembaga nonstruktural yang berperan dalam mengoordinasikan penanganan berbagai tantangan lingkungan di kawasan pantai utara jawa (pantura).

Tantangan tersebut meliputi banjir rob, penurunan muka tanah, hingga kenaikan permukaan air laut yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat, aktivitas ekonomi dan keberlanjutan kawasan pesisir.

BOPPJ diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan perlindungan pesisir yang terintegrasi, memperkuat ketahanan wilayah pantai utara Jawa, serta menciptakan kawasan pesisir yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Baca juga: DKI ingatkan kawasan pesisir simpan sejarah dan identitas budaya

Baca juga: Pemkot Jakut bangun generasi tangguh bencana lewat Fesdikgana

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.