Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan agar lebih mudah mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui peningkatan literasi keuangan dan kapasitas usaha.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Erwin Dwiyana mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui pilot project Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang) yang menyasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata Erwin dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Program tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri atas 18 pelaku UMKM dan 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Adapun sosialisasi program Gemilang berlangsung pada Rabu (1/7).

Baca juga: KKP siapkan 573 pelatih untuk calon pengelola KNMP

Para peserta dibekali kemampuan mengelola usaha, meningkatkan literasi keuangan, serta memperluas akses pembiayaan formal melalui perbankan.

Direktur Pemberdayaan Usaha KKP Ali Rahmat Iman Santoso mengatakan peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi penting karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan masih relatif rendah.

Berdasarkan Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga triwulan I 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional.

Menurut Ali, kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.