keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) membuka dampak ekonomi berantai bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan lewat ajang Jakarta Fair 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan kehadiran Booth Bright Store by Pertamina di ajang Jakarta Fair 2026, menjadi bentuk dukungan perusahaan dalam mendorong produk UMKM agar semakin dikenal luas, berdaya saing, dan mampu naik kelas.

"Pelibatan UMKM dalam rantai pasok Bright Store by Pertamina merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menciptakan nilai tambah dari hulu hingga hilir," ujarnya.

Salah satu produk yang memperoleh perhatian pengunjung adalah tas karakter eksklusif berbentuk tabung Bright Gas 5 kg berwarna fuchsia.

Produk kolaborasi tersebut tidak hanya menjadi ikon baru yang viral di media sosial, tetapi juga diburu konsumen hingga memicu fenomena jasa titip atau jastip selama gelaran Jakarta Fair 2026 periode 11 Juni-12 Juli 2026.

Menurut Baron, sinergi antara Pertamina Holding, Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga, serta fungsi SMEPP dalam mengurasi produk UMKM untuk masuk ke dalam paket Bright Store menunjukkan bahwa promosi korporasi dapat dirancang sebagai ruang pemberdayaan yang berdampak langsung.

Melalui pendekatan ini, lanjutnya, UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan berjualan, tetapi juga memperoleh eksposur yang lebih luas, peningkatan volume produksi, serta peluang untuk memperkuat kapasitas usahanya.

"Tas karakter Bright Gas yang mendapat respons positif dari masyarakat menjadi contoh bagaimana produk promosi dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM binaan untuk memperoleh akses pasar yang lebih luas," ujar Baron.

Tas karakter Bright Gas diproduksi PT Glory Nine Degrees, UMKM lokal asal Kota Bandung, Jabar, yang merupakan mitra binaan Pertamina dan Pertamina Foundation.

Tingginya antusiasme pasar terhadap produk tersebut membuat pesanan melonjak hingga mendorong penambahan kuota produksi sekitar 10 persen dari perencanaan awal.

Baca juga: Pertamina ajak puluhan UMKM ikut Jakarta Fair 2026

Baca juga: UMKM binaan Pertamina catat potensi bisnis Rp10,6 miliar di Inabuyer

Tidak hanya mendorong pertumbuhan produksi tas, viralnya paket Bright Store by Pertamina juga membuka peluang bagi UMKM lain terlibat dalam rantai pasok.

Salah satunya Susnukuma, produsen kue sus kering asal Kota Bandung, yang produknya terpilih menjadi salah satu isian camilan lokal unggulan di dalam paket tas Bright Gas tersebut.

"Bagi kami, pesanan massal dari Pertamina untuk agenda besar seperti PRJ ini adalah peluang yang sangat kami syukuri. Di saat pesanan melonjak tinggi, kami bahkan mampu menyerap hingga 20 orang tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar rumah," tutur Owner Susnukuma Aniasuti.

Baron pun menegaskan Pertamina akan terus memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui pembinaan, pendampingan, serta pembukaan akses pasar, yang relevan dengan kebutuhan industri dan konsumen.

Menurutnya, keberhasilan produk UMKM binaan di Jakarta Fair 2026 menjadi bukti bahwa ketika UMKM diberi ruang, kualitas produk lokal mampu bersaing dan diterima masyarakat secara luas.

"Bagi Pertamina, keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan," katanya.

Ia mengaku percaya UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi nasional sehingga Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi agar semakin banyak UMKM binaan yang dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Baca juga: Program Pertapreneur Pertamina bantu mitra UMK raih Rp5,7 miliar

Baca juga: Pertamina dukung UMKM berinovasi untuk perluas pasar

Baca juga: Pertamina tekankan INACRAFT ajang UMKM binaan perluas pasar ekspor

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.