Singkawang (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pemerintah Kota Singkawang mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat menjelang dimulainya tahun ajaran baru melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi antara Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dengan Direktur Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Kemensos Radik Karsadiguna di ruang kerja Wali Kota Singkawang, Kamis.

Radik mengatakan dirinya mendapat penugasan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial untuk mengawal kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat di daerah, termasuk memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan optimal.

“Tugas kami memastikan seluruh persiapan pelaksanaan MPLS berjalan baik, mulai dari mengidentifikasi tingkat kesiapan daerah hingga memfasilitasi berbagai kebutuhan yang diperlukan agar pelaksanaannya dapat berlangsung optimal,” ujarnya.

Baca juga: Wamensos: Kepala Sekolah Rakyat berperan sebagai penggerak perubahan

Menurut dia, MPLS Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, adaptasi, serta pembinaan peserta didik yang berasal dari keluarga miskin dan rentan.

Oleh karena itu, kata dia, pelaksanaan program memerlukan dukungan lintas sektor, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, tenaga pendamping, hingga layanan pendampingan psikososial bagi peserta didik.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyatakan, pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat, termasuk seluruh tahapan pelaksanaan MPLS.

Menurut dia, pemerintah kota telah menyiapkan data calon peserta didik melalui koordinasi dengan kelurahan, ketua RT, Dinas Pendidikan, dan perangkat daerah terkait untuk memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan sesuai sasaran.

Baca juga: Pemkot Samarinda kebut pembangunan Sekolah Rakyat jelang MPLS

“Kami juga mendukung penyediaan fasilitas penunjang seperti akses jalan, air bersih, dan keamanan sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan MPLS dengan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang Asmadi mengatakan telah melakukan pemetaan calon peserta didik berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dilanjutkan dengan verifikasi lapangan.

Selain itu, Dinas Sosial juga menyiapkan pendampingan melalui pekerja sosial dan tenaga kesehatan untuk memastikan kesiapan peserta didik, baik dari sisi fisik maupun psikologis sebelum mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat.

Ia berharap sinergi antara Kemensos dan Pemerintah Kota Singkawang terus diperkuat agar pelaksanaan MPLS dapat berjalan lancar dan menjadi awal yang baik bagi peserta didik dalam memasuki proses pembelajaran.

"Sekolah Rakyat di Kota Singkawang merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional di bidang pendidikan yang berlokasi di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan," ujarnya.

Baca juga: Gubernur: Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Jatim belum final

Pewarta: Narwati
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.