Nagan Raya (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melakukan sinkronisasi data program rehabilitasi serta rekonstruksi bagi desa yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari pengecekan data terhadap usulan yang sebelumnya telah disampaikan Pemkab Nagan Raya ke kementerian, terkait desa yang terdampak bencana alam," kata Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendes PDT Titik Alfah di Nagan Raya, Kamis.

Ia mengatakan kunjungan ini bertujuan mencocokkan data usulan yang masuk ke kementerian dengan kondisi riil di lapangan sebagai dasar penetapan bantuan.

Lokasi yang dikunjungi di antaranya Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang meliputi Desa Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh untuk rehabilitasi gedung PAUD dan jembatan desa, serta Desa Babah Suak untuk meninjau rencana rehabilitasi jalan desa.

Tim juga dijadwalkan memverifikasi sejumlah fasilitas di wilayah lain, meliputi peninjauan kondisi jembatan di Desa Ujong Lamie dan rencana rehabilitasi pasar desa di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur.

Baca juga: Kemenag dan DPR serahkan Rp15,4 miliar bantuan kebencanaan untuk Aceh

Tim juga melakukan verifikasi kebutuhan rehabilitasi gedung PAUD di Desa Ujong Krueng, Kecamatan Tripa Makmur.

Titik Alfah juga menyampaikan terima kasih atas sambutan dan fasilitasi dari Pemkab Nagan Raya.

Ia berharap, sinergi data ini dapat memangkas birokrasi sehingga penyaluran bantuan rekonstruksi dari pemerintah pusat bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Nagan Raya Hizbulwatan menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kemendes PDT yang turun langsung ke lapangan.

"Kami berharap hasil verifikasi data ini dapat mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat terdampak bisa segera kembali beraktivitas normal dengan fasilitas yang memadai," ujar dia.

Ia mengatakan bencana hidrometeorologi tersebut melanda beberapa wilayah penopang, khususnya Kecamatan Darul Makmur, Tripa Makmur, dan Beutong Ateuh Banggalang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya Said Mudhar mengatakan kehadiran Tim Kemendes PDT tindak lanjut langsung dari usulan diajukan Pemkab Nagan Raya.

"Tim pusat turun berdasarkan usulan program yang kami susun sesuai kebutuhan riil di gampong-gampong yang terdampak bencana," ujarnya.

Ia menjelaskan prosesnya berawal dari usulan para kepala desa ditujukan ke DPMGP4, yang kemudian diteruskan ke Kemendes PDT bersama Pendamping Profesional (P3MD) Kabupaten Nagan Raya.

"Usulan ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Bupati Dr Teuku Raja Keumangan untuk mempercepat penanganan gampong yang terdampak banjir," kata Said Mudhar.

Baca juga: Menteri PU perkuat jembatan Enang-enang Aceh yang diperbaiki swadaya

Baca juga: BNPB minta tambah biaya bangun rumah penyintas banjir Sumatera

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.