Islamabad (ANTARA) - Pakistan telah menyatakan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan berbagai perbedaan melalui dialog dan diplomasi.
Dalam pernyataannya pada Rabu (8/7), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Pakistan menyatakan bahwa konflik yang kembali terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak menguntungkan siapa pun.
Pakistan juga menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat semakin merusak perdamaian dan stabilitas regional.
"Tidak ada alternatif lain selain interaksi, dialog dan diplomasi yang berkelanjutan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu perdamaian di kawasan ini," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kemenlu Pakistan juga mendesak semua pihak untuk menjunjung tinggi komitmen masing-masing berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad, menggambarkannya sebagai landasan berkelanjutan bagi pemahaman, rasa saling menghormati, dan kemakmuran bersama bagi kawasan ini dan sekitarnya.
Pakistan tetap siap untuk terus menjalankan perannya dalam mendukung perdamaian dan stabilitas regional, tambah pihak kementerian.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.