Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara menggencarkan edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) hingga tingkat kelurahan, salah satunya di Rawa Badak Selatan, melalui sosialisasi yang melibatkan kader dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga, menghapus stigma terhadap TBC, serta mendorong deteksi dan pengobatan dini.
“Kami rutin menggelar sosialisasi yang melibatkan masyarakat dan kader dalam mencegah penyebaran penyakit TBC,” kata Lurah Rawa Badak Selatan, Sutarto di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan dari data yang ada di puskesmas ada 29 orang warga Kelurahan Rawa Badak Selatan yang melakukan pengobatan TBC.
“Warga Kelurahan Rawa Badak Selatan ini ada sekitar 37 ribu yang tinggal di 11 RW dan 119 RT sehingga butuh penyebarluasan informasi yang masif soal penyakit ini,” kata dia.
Menurut dia kondisi ini mengharuskan langkah sosialisasi serta edukasi soal penyakit TBC dapat dilakukan hingga ke satu-satunya masyarakat.
Pihaknya juga berupaya menjaring jika ada warga yang terdampak penyakit ini sehingga dapat dilakukan penindakan dengan pengobatan hingga sembuh.
Ia mengakui satu kendala yang ada yakni masih ada stigma negatif dari masyarakat soal penyakit TBC.
Menurut dia ini yang coba dicegah dan masyarakat diedukasi bahwa penyakit ini bukan penyakit keturunan atau penyakit kutukan tapi penyakit yang dapat diobati.
“Jika ada warga yang mengetahui kondisi penyakit ini segera melapor dan diberikan penanganan yang terbaik,” kata dia
Pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat dan kader untuk memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat terkait kondisi penyakit tersebut.
Dalam menjaring warga yang terkena TBC tidak dapat dilakukan seorang diri tapi harus melibatkan banyak pihak agar wilayah ini terbebas dari penyakit TBC.
“Ini juga upaya dalam menekan angka penyakit TBC dan tidak ada lagi orang yang meninggal karena TBC,” kata dia.
Baca juga: Kemenkes: Riset PCR TBC RSUP Persahabatan bakal bantu eliminasi TBC
Baca juga: Menteri Imipas sebut Presiden siapkan amnesti 17 Agustus
Baca juga: Kemenimipas dan Kemenkes kolaborasi tanggulangi TBC di lapas dan rutan
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.