Palembang (ANTARA) - Klub sepak bola Sumsel United resmi menunjuk mantan pemain tim nasional Indonesia M Nasuha sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027 dengan target promosi ke Super League.

Presiden Sumsel United Cik Ujang di Palembang, Kamis, mengatakan penunjukan M Nasuha dilakukan setelah manajemen melakukan proses seleksi terhadap sejumlah kandidat pelatih.

"Dari beberapa kandidat yang kami pertimbangkan, akhirnya pilihan jatuh kepada M Nasuha. Kami menilai beliau merupakan sosok yang tepat untuk memimpin tim," katanya.

Selain memiliki kapasitas sebagai pelatih, M Nasuha juga dinilai mampu menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran manajemen sehingga diharapkan dapat mendukung proses pembinaan tim secara maksimal karena komunikasi yang terbuka antara pelatih dan manajemen menjadi salah satu faktor penting dalam membangun tim yang kompetitif.

Sedangkan mengenai target promosi ke Super League, Cik Ujang menegaskan target tersebut menjadi komitmen bersama seluruh jajaran manajemen klub.

Baca juga: Novan Sasongko berambisi bawa Persis Solo kembali ke kasta tertinggi

"Target kami jelas, yakni membawa Sumsel United promosi ke Liga 1. Kami optimistis dengan dukungan pelatih, pemain, dan seluruh pihak, target itu bisa diwujudkan," ujarnya.

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi, M Nasuha bersama asisten pelatih Mahyadi dijadwalkan memimpin latihan perdana tim pada awal Juli untuk membentuk kerangka skuad.

Selain itu, manajemen juga berencana mendatangkan pemain asing yang belum pernah berkompetisi di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan kualitas dan pengalaman baru di dalam tim.

Sementara itu, M Nasuha mengatakan akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain lokal, khususnya para pemain muda yang sebelumnya berprestasi di Elite Pro Academy (EPA).

"Anak-anak lokal adalah aset Sumsel United. Kami akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang dan bersaing di tim utama," katanya.

Ia menambahkan komposisi skuad masih dalam tahap penyusunan bersama manajemen. Sejumlah pemain lama berpeluang dipertahankan, namun seluruhnya tetap akan melalui proses evaluasi sesuai kebutuhan tim menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027.

Baca juga: Persiraja jaring talenta muda lokal untuk kompetisi liga 2 musim depan

Baca juga: Persiraja pertahankan pelatih Jaya Hartono, jaga kesinambungan tim

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.