Jakarta (ANTARA) -
Novak Djokovic dan Jannik Sinner akan berhadapan pada semifinal Wimbledon, Jumat malam WIB, dalam laga yang mempertemukan salah satu petenis tersukses sepanjang masa dengan pemuncak peringkat dunia yang tengah memimpin generasi baru tenis putra.
"Saya masih berada di turnamen ini dan ingin melangkah setidaknya satu tahap lagi," kata Djokovic dikutip dari ATP.
Djokovic kembali mencapai empat besar Wimbledon dengan peluang melanjutkan perburuan gelar Grand Slam ke-25 sepanjang karirnya.
Juara tujuh kali Wimbledon itu harus bekerja keras untuk mencapai semifinal setelah menjalani pertandingan empat set dalam tiga dari empat laga awal sebelum mengatasi Auger-Aliassime dalam duel lima set selama lebih dari lima jam, Rabu (8/7).
Petenis Serbia berusia 39 tahun itu berharap dapat memanfaatkan dua hari masa istirahat untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi Sinner. Ia juga memiliki modal positif setelah mengalahkan petenis Italia tersebut dalam lima set pada semifinal Australian Open awal musim ini.
"Saya masih ingin membuktikan kepada diri sendiri dan orang lain bahwa saya mampu bersaing dengan pemain-pemain terbaik dunia dan mengalahkan mereka di panggung terbesar. Itulah yang saya lakukan di Australia dan juga di sini," ujar Djokovic.
Baca juga: Muchova dan Noskova ciptakan final sesama petenis Ceko di Wimbledon
Meski demikian, Djokovic menyadari tantangan kali ini berbeda karena Sinner datang dengan performa yang jauh lebih konsisten.
Petenis No.1 dunia itu belum kehilangan satu set pun sejak babak pertama Wimbledon dan menjalani musim 2026 yang impresif dengan menyapu bersih lima turnamen ATP Masters 1000.
Semifinal nanti menjadi kesempatan bagi Sinner untuk kembali mencapai final Grand Slam setelah gagal melakukannya sepanjang musim ini.
Petenis Italia berusia 24 tahun itu juga membawa keunggulan tipis 6-5 dalam catatan pertemuan melawan Djokovic, termasuk memenangi lima dari enam duel terakhir mereka.
Baca juga: Zverev kalahkan Fritz untuk capai semifinal Wimbledon
Meski unggul dalam catatan keseluruhan, Sinner mengakui Wimbledon menghadirkan tantangan berbeda karena pengalaman Djokovic yang luar biasa di All England Club.
"Saya merasa setiap pertandingan selalu berbeda. Bahkan ketika saya sempat memiliki catatan bagus melawannya, setiap pertandingan memiliki ceritanya sendiri," kata Sinner.
Sinner juga menegaskan bahwa pengalaman Djokovic sebagai juara tujuh kali Wimbledon membuat laga nanti tidak akan mudah.
"Dia sudah berkali-kali menjuarai turnamen ini dan tahu persis bagaimana menghadapinya. Saya menantikan pertandingan itu," ujar Sinner.
Pertemuan ini menjadi yang keempat bagi Djokovic dan Sinner dalam lima edisi terakhir Wimbledon serta yang ketiga dalam empat tahun dengan tiket final sebagai taruhannya.
Di satu sisi, Djokovic berusaha menambah koleksi gelar Grand Slam dan memperpanjang karir gemilangnya. Di sisi lain, Sinner ingin mempertegas dominasinya sebagai petenis No.1 dunia sekaligus membuka peluang meraih gelar Grand Slam pertamanya musim ini.
Baca juga: Fery ke semifinal Wimbledon setelah singkirkan Top 10
Baca juga: Kostyuk ke semifinal Wimbledon, incar final bersejarah bagi Ukraina
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.