Belgia memiliki potensi lebih besar dalam mengimbangi Spanyol dibandingkan Portugal dan Uruguay
Belgia yang mencetak 12 dari total 13 golnya ke gawang Selandia Baru, Senegal dan Amerika Serikat, adalah lawan yang memiliki kualifikasi seperti Uruguay dan Spanyol, tapi juga memiliki pertahanan dengan kualifikasi seperti dimiliki Tanjung Verde yang memaksa Spanyol seri 0-0.
Setan Merah memiliki kemampuan tinggi dalam mendikte lapangan tengah dan melakukan tusukan ke sepertiga terakhir dalam frekuensi tinggi, serta juga memiliki sistem pertahanan dan kiper istimewa yang bisa menahan gempuran lawan.
Belgia, memang, sudah kebobolan lima kali, tapi tim asuhan Rudi Garcia ini adalah tim paling agresif dalam melancarkan tekanan di daerah pertahanan sendiri (defensive pressure) di antara delapan tim yang masuk perempat final Piala Dunia 2026.
Spanyol sering kesulitan menghadapi tim dengan defensive pressure tinggi.
Portugal yang susah payah mereka kalahkan dan Tanjung Verde yang memaksa mereka seri, adalah dua dari lima teratas melakukan defensive pressure tertinggi selama Piala Dunia 2026. Belgia berada tepat di bawah Portugal dan Tanjung Verde dalam aspek ini.
Belgia juga memiliki kemampuan tinggi dalam menguasai lapangan tengah sehingga serangan bisa leluasa mereka jalankan.
Kualifikasi Belgia dalam soal ini melebihi Uruguay, yang permainan menyerangnya membuat serangan Spanyol hanya bisa membuat 6 peluang walau akhirnya menang 1-0.
Dengan kapabilitas seperti itu, Belgia adalah paket lengkap untuk menjadi lawan ideal Spanyol. Belgia bakal bisa menjegal La Roja melangkah ke semifinal atau paling tidak menguji keseluruhan sistem permainan Spanyol, terutama lini pertahanannya yang belum teruji benar.
Dengan sistem yang seimbang di semua lini sehingga sama agresif saat menyerang dan saat bertahan, kinerja Belgia tidak kalah dari Prancis, bahkan mencetak gol dan peluang yang lebih banyak.
Dengan 13 golnya sejauh ini, Belgia hanya kalah dari Prancis dan Argentina, tapi menjadi tim terbanyak membuat peluang gol.
Setan Merah telah membuat 107 peluang yang 33 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Spanyol menciptakan 93 peluang dengan 32 di antaranya tepat sasaran.
Tapi, walau kalah banyak dalam membuat peluang, La Roja memiliki rasio lebih tinggi dalam total peluang terhadap peluang on target: 34% berbanding 30%. Tak heran, Spanyol memiliki xG agak lebih tinggi: 10,56 vs 10,28.
Sengit di sayap
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.